- Polemik internal PBNU terselesaikan setelah petinggi NU memaafkan Ketua Umum atas kecerobohan mengundang Peter Berkowitz.
- Islah terjadi dalam Forum Konsultasi Syuriyah di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, mencerminkan tradisi luhur NU.
- Hasil penting pertemuan tersebut adalah kesepakatan untuk segera mempercepat pelaksanaan Muktamar NU secara tertib.
Suara.com - Polemik internal yang sempat memanas di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menemui titik terang. Para petinggi NU menunjukkan kebesaran jiwa dengan memberikan maaf atas kecerobohan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf yang mengundang Peter Berkowitz dalam salah satu kegiatan organisasi.
Momen islah ini terjadi dalam Forum Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar PBNU yang digelar di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur.
Katib Aam PBNU, Prof. Mohammad Nuh, mengungkapkan bahwa Rais Aam dan Wakil Rais Aam telah menerima permohonan maaf dari Ketua Umum PBNU.
Sikap memaafkan ini diambil setelah Gus Yahya dinilai "tidak cermat dan ceroboh karena telah mengundang Peter Berkowitz dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU)."
Menurut Nuh, sikap legawa dari para pimpinan Syuriyah ini merupakan cerminan tradisi luhur di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Sikap ini, kata dia, dipandang sebagai bagian dari tradisi NU yang mengedepankan akhlak, tabayun, dan penyelesaian masalah secara arif,” ujar Nuh dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara, Kamis (25/12/2025).
Pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri langsung oleh Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, dan jajaran Mustasyar PBNU seperti K.H. Ma’ruf Amin dan K.H. Anwar Manshur itu berjalan dengan khidmat.
“Forum ini berjalan dengan khidmat dan penuh kebijaksanaan. Ada kesepahaman bersama untuk melangkah ke depan secara konstitusional,” katanya.
Dengan berakhirnya polemik internal ini, para petinggi NU menyepakati satu agenda penting: mempercepat pelaksanaan Muktamar.
Baca Juga: Akhirnya Islah, PBNU Sepakat Gelar Muktamar Ke-35 Secepatnya
PBNU menyambut baik hasil kesepakatan ini sebagai ikhtiar untuk menjaga ketertiban dan keutuhan organisasi Islam terbesar di dunia tersebut.
Mohammad Nuh menegaskan bahwa PBNU siap menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui mekanisme organisasi yang berlaku, termasuk menyiapkan langkah-langkah teknis agar Muktamar dapat berjalan dengan tertib dan bermartabat.
“PBNU siap melaksanakan Muktamar sebagaimana yang telah dicanangkan, dan itu akan dilakukan dalam waktu segera,” kata dia.
Semangat kebersamaan menjadi landasan utama dari pertemuan Lirboyo, meredakan ketegangan yang sempat muncul ke permukaan.
“Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi,” pungkas Nuh.
Berita Terkait
-
Akhirnya Islah, PBNU Sepakat Gelar Muktamar Ke-35 Secepatnya
-
Resmi! PBNU Sepakat Islah di Lirboyo, Drama Gus Yahya vs Rais Aam Berakhir Damai
-
Gus Yahya Bertemu Rais Aam PBNU di Lirboyo Hari Ini, Ada Upaya Islah?
-
Gus Yahya Buka Suara Soal Polemik Tambang dan Gejolak Internal PBNU: Kami Tidak Pernah Minta
-
Gus Yahya Tolak Keputusan Lirboyo, Minta Konflik NU Diselesaikan lewat Muktamar
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan