- BPBD Aceh Tamiang intensif menyalurkan ribuan liter air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak banjir.
- Hingga 30 Desember 2025, delapan mobil tangki BNPB mendistribusikan air ke delapan kecamatan prioritas.
- Pendistribusian air bersih juga melibatkan Damkar Aceh Tamiang dengan tantangan utama sumber air baku.
Suara.com - Upaya pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dilakukan secara intensif. Ribuan liter air bersih disalurkan setiap hari menggunakan mobil tangki untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah.
Di tengah proses penanganan bencana yang berlangsung secara simultan, mulai dari pembersihan material lumpur di ruas jalan hingga fasilitas umum, kebutuhan akan air bersih menjadi prioritas utama.
Salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Andi, mengatakan hingga 30 Desember 2025 terdapat delapan armada mobil tangki milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkapasitas 4.000 liter yang terus beroperasi mendistribusikan air bersih.
"Operasional mobil tangki hampir menjangkau seluruh kecamatan. Meskipun beberapa akses masih dalam proses pembukaan dan pembersihan material, saat ini delapan kecamatan telah memperoleh layanan distribusi air bersih," kata Andi dalam keterangan resmi BNPB, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, distribusi air bersih tidak hanya menyasar rumah-rumah warga, tetapi juga fasilitas umum dan sosial, seperti masjid, sekolah, posko pengungsian, hingga kantor pemerintahan yang terdampak banjir.
Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Tamiang, Muhammad, mengungkapkan bahwa proses pendistribusian air bersih membutuhkan waktu operasional yang panjang. Dropping air biasanya dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 03.00 hingga 04.00 WIB dini hari.
Ia mengemukakan bahwa sasaran prioritas distribusi berada di wilayah hilir, antara lain Kecamatan Manyak Payed, Banda Mulia, Bendahara, hingga Karang Baru.
Selain pengerahan mobil tangki air BNPB, pendistribusian juga didukung oleh unit Damkar Aceh Tamiang yang mengoperasikan delapan unit kendaraan berkapasitas 4.000 liter serta satu unit tangki berkapasitas 16.000 liter.
Muhammad menyebutkan, tantangan utama yang dihadapi di lapangan adalah ketersediaan sumber air. Ketika pasokan air di lokasi pengisian habis, tim harus kembali ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aceh Tamiang untuk melakukan pengisian ulang.
Baca Juga: Kelakar Menkeu Purbaya Sentil BNPB di Rakor Aceh: Lu Pelit, Gua Kasih Duitnya!
Dalam beberapa hari terakhir, debit air sungai sempat menurun drastis. Untuk mengatasi hal tersebut, tim gabungan melakukan pengerukan agar aliran air kembali masuk ke kolam penampungan sehingga proses penyedotan dapat dilanjutkan.
"Kualitas air juga terus diawasi. Distribusi dihentikan sementara apabila kondisi air menurun secara signifikan, serta dilakukan proses filtrasi sebelum operasional dilanjutkan," kata Muhammad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
Terkini
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik
-
Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kriminalisasi dan Balas Dendam Politik
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak