- Jembatan trestle dermaga Ro-Ro Pelabuhan Tanjung Buton ambruk pada Senin sore (5/1/2026) setelah bongkar muat selesai.
- Dampak langsung insiden ini adalah masuknya mobil Avanza dan motor ke laut; dipastikan tidak ada korban jiwa.
- Fakta menunjukkan jembatan sudah miring sejak 2024, dan Bupati Siak segera berkoordinasi dengan Kemenhub.
Suara.com - Senin sore (5/1/2026) yang tenang di Pelabuhan Tanjung Buton berubah menjadi mencekam.
Jembatan penghubung (trestle) dermaga Ro-Ro tiba-tiba ambruk, memutus urat nadi logistik menuju Kepulauan Riau dan menelan kendaraan ke dasar laut.
Peristiwa ini memicu kepanikan luar biasa dan sorotan tajam terhadap pemeliharaan infrastruktur di Kabupaten Siak.
Berikut adalah 5 fakta krusial di balik ambruknya jembatan Pelabuhan Tanjung Buton yang dirangkum Suara.com:
1. Detik-detik Menegangkan Usai Bongkar Muat
Bencana ini terjadi tepat setelah aktivitas bongkar muat komoditas cangkang dinyatakan selesai.
Saat suasana pelabuhan masih cukup ramai, struktur jembatan tiba-tiba patah dan ambles ke dalam air.
Kejadian yang berlangsung cepat pada Senin sore itu seketika melumpuhkan total akses transportasi logistik yang sangat vital bagi wilayah tersebut.
2. Mobil Avanza dan Motor Terjun Bebas ke Laut
Baca Juga: Fenomena Halo Matahari Hiasi Langit Batam
Pemandangan mengerikan terekam dalam kamera warga. Akibat patahnya struktur trestle, satu unit mobil Toyota Avanza putih dengan nomor polisi BM 1648 LO dan sebuah sepeda motor ikut terjun ke laut.
Dalam video yang viral di media sosial, mobil tersebut sempat terlihat terombang-ambing terbawa arus di antara reruntuhan beton sebelum akhirnya proses evakuasi dilakukan.
3. Reaksi Cepat Bupati dan Wakil Bupati di Lokasi
Mendengar kabar insiden tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Wakil Bupati Syamsurizal langsung terjun ke lokasi kejadian.
Kehadiran pimpinan daerah ini untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal dan memastikan keselamatan jiwa.
Afni mengonfirmasi bahwa seluruh pekerja dan warga yang berada di sekitar area pelabuhan saat kejadian dalam keadaan selamat.
Berita Terkait
-
Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil
-
KKP Amankan Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna
-
Fenomena Halo Matahari Hiasi Langit Batam
-
Warga Rempang Mengadu Lagi ke Komnas HAM Soal Relokasi, Menteri Transmigrasi Pastikan Ini
-
Cek Fakta: Heboh Dua Pulau di Anambas Kepulauan Riau Dijual Via Situs Asing
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026