News / Nasional
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:35 WIB
Kondisi robohnya jalan penghubung dari daratan ke dermaga di Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Riau. ANTARA/HO-Tangkapan Layar
Baca 10 detik
  • Jembatan trestle dermaga Ro-Ro Pelabuhan Tanjung Buton ambruk pada Senin sore (5/1/2026) setelah bongkar muat selesai.
  • Dampak langsung insiden ini adalah masuknya mobil Avanza dan motor ke laut; dipastikan tidak ada korban jiwa.
  • Fakta menunjukkan jembatan sudah miring sejak 2024, dan Bupati Siak segera berkoordinasi dengan Kemenhub.

"Tidak ada korban jiwa," tegasnya di lokasi.

4. Fakta Mengejutkan: Sudah Miring Sejak 2024

Dibalik ambruknya jembatan ini, tersimpan fakta pahit mengenai pengawasan infrastruktur.

Jembatan tersebut ternyata sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak tahun 2024 dan sempat direkomendasikan untuk ditutup karena kondisinya yang sudah miring.

Penyebab utama kemiringan ini diduga kuat karena nihilnya perawatan selama jembatan dikelola oleh PT Samudra Siak dan BUMD Pemerintah Kabupaten Siak, yang secara khusus menangani Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

5. Instruksi Darurat: Hubungi Kemenhub

Menyadari dampak ekonomi yang besar akibat lumpuhnya pelabuhan, Bupati Afni menekankan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam.

Mengingat pengelolaan pelabuhan ini melibatkan lintas instansi, langkah darurat segera diambil.

Bupati langsung melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan untuk mencari solusi perbaikan secepat mungkin agar jalur distribusi logistik tidak terhenti terlalu lama.

Baca Juga: Fenomena Halo Matahari Hiasi Langit Batam

Reporter: Tsabita Aulia

Load More