- Presiden Prabowo Subianto melontarkan kelakar meminta pengawasan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam rapat kabinet.
- Mensesneg Prasetyo Hadi mengklarifikasi bahwa ucapan tersebut murni penekanan pentingnya persatuan dan kekompakan koalisi.
- Prasetyo menyatakan presiden puas kinerja kabinet solid, mencontohkan keberhasilan lintas kementerian di sektor pangan.
Momen guyonan itu sendiri terjadi saat Presiden Prabowo Subianto hendak menutup sesi taklimat yang terbuka untuk media dalam acara retret di kediaman pribadinya.
Awalnya, Prabowo mempersilakan awak media untuk beristirahat karena sesi selanjutnya akan berlangsung tertutup.
"Saudara-saudara, banyak sekali yang akan kita review tapi saya kira taklimat yang selanjutnya sebaiknya kawan-kawan media kita istirahat dulu. Kalau perlu mungkin makan dan minum kopi sambil saya memberi petunjuk petunjuk yang lebih rinci," kata Prabowo.
"Jadi ada hal-hal yang boleh terbuka tapi ada hal-hal yang sebaiknya kita simpen dulu Saudara-saudara," lanjutnya.
Prabowo kemudian secara spontan meminta persetujuan dari para menterinya, sebuah gestur yang ia sebut mirip dengan rapat di DPR.
"Bagaimana setuju? Kok gak semangat setujunya. Setuju? Biasa itu di DPR," kata Prabowo.
Pandangannya kemudian beralih ke meja di sisi kanannya, di mana duduk Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menko Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Di sinilah Prabowo mulai menyinggung kekuatan koalisi.
"Tapi di sini koalisi kita kuat kan? ketua partai semua ada di semua ya? Ada?" tanya Prabowo.
Ia lantas secara spesifik menanyakan kehadiran Cak Imin, yang langsung direspons dengan mengangkat tangan dan berdiri. Momen inilah yang diikuti dengan kelakar pamungkas dari Prabowo.
Baca Juga: Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati
"Ketua PKB ada?" tanya Prabowo.
"PKB yang harus diawasi terus ini," sambung Prabowo berkelakar, yang seketika disambut gelak tawa riuh dari Cak Imin dan seluruh jajaran kabinet yang hadir.
Berita Terkait
-
Program MBG Diejek Pakar, Prabowo: Hei Orang-orang Pintar, Lihat dengan Mata dan Hati
-
Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu
-
Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?
-
Prabowo ke Kabinet: Kalau Orang Jahat Mengejek Kita, Berarti Kita Benar
-
Bakal Ada Evaluasi Besar-besaran? Ini Bocoran Retret Kabinet di Hambalang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus