- Dishub DKI Jakarta memulai uji coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah sejak Selasa 6 Januari 2026 atas permintaan warga.
- Penerapan kembali sistem ini berdasarkan aspirasi resmi delapan RW dan delapan LMK yang menginginkan kondisi lalu lintas lebih tertib.
- Pelanggaran masih terjadi di masa uji coba dua minggu; penindakan tegas baru diberlakukan setelah evaluasi permanen.
Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memberlakukan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan Jalan Salemba Tengah, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, sejak Selasa (6/1/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas aspirasi kolektif dari masyarakat setempat yang merasa resah dengan kondisi lalu lintas yang semrawut.
Kendati telah memasuki hari kedua, pantauan di lapangan menunjukkan masih banyak pengendara yang abai dan nekat melanggar arus lalu lintas.
Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan (Kasatpel Hub) Kecamatan Senen, Efdar Nurdin, menjelaskan bahwa skema satu arah ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga sekitar.
"Sebenarnya ini sistem satu arah ini sudah pernah terlaksana kira-kira pada tahun Covid. Terus pada saat Covid, kan banyak yang tutup-tutup jalan tuh, pelaksanaannya jadi dua arah lagi," kata Efdar.
Penerapan kembali sistem ini murni merupakan keinginan warga yang dituangkan secara resmi melalui surat pernyataan bermaterai dan stempel RW.
Efdar menegaskan bahwa seluruh perwakilan warga di Kelurahan Paseban telah menyepakati pengaktifan kembali sistem satu arah tersebut.
"Akhirnya kami buat lagi ini atas permohonan dari warga sekitar, bahwa 8 RW dan 8 LMK bermohon supaya dibuatkan lagi seperti yang dulu sistem satu arah," paparnya.
Mengenai banyaknya pelanggaran yang terjadi selama dua hari masa uji coba, Efdar menilai mayoritas pelanggar merupakan warga dari luar kawasan Paseban.
Baca Juga: Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
Pihak Dishub mengklaim telah melakukan sosialisasi secara masif melalui berbagai platform media sosial sebelum kebijakan ini diteken.
"Banyak yang sudah mengetahui, cuma yang kira-kira dari warga jauh yang mungkin ya, banyak yang masih belum tahu. Cuma kan kami sudah sosialisasi lewat WA juga, lewat Instagram, lewat TikTok, bahwasanya Paseban akan kami buat satu arah," ungkap Efdar.
Guna meminimalisir kekacauan lalu lintas, sejumlah personel Dishub telah disiagakan di titik-titik krusial, termasuk di persimpangan jembatan.
Petugas bertugas menghalau kendaraan yang keluar dari gang-gang permukiman agar tidak memotong arus secara ilegal.
"Gunanya menjaga kendaraan yang dari gang-gang itu supaya nggak lurus ke depan," tutur Efdar.
Meski pelanggaran masih jamak ditemukan, petugas belum memberlakukan sanksi tilang bagi para pengendara yang membandel.
Berita Terkait
-
Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan
-
Perjalanan Rombongan Guru Jakarta Berakhir Duka: Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas
-
Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon
-
Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten
-
KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF