- Momen emosional terjadi di PN Jakarta Utara saat 60 terdakwa demonstrasi bertemu keluarga singkat setelah pembacaan nota pembelaan.
- Salah satu terdakwa sempat berpelukan dan bercanda dengan kedua anaknya di ruang sidang sebelum diminta bergantian.
- Pertemuan singkat tersebut merupakan jeda persidangan bagi terdakwa kasus demonstrasi di Polres Metro Jakarta Utara Agustus 2025.
Suara.com - Momen haru terjadi di ruang sidang Ali Said, Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Usai kuasa hukum membacakan nota pembelaan atau pleidoi, para terdakwa mendapat kesempatan bertemu keluarga di sela persidangan.
Meski waktunya terbatas, para terdakwa memanfaatkan momen tersebut untuk melepas rindu dengan orang-orang terdekat.
Pantauan Suara.com di lokasi, seorang ayah tampak bertemu dengan kedua buah hatinya di dalam ruang sidang. Meski hanya berlangsung singkat, binar matanya terlihat jelas saat sang bocah berteriak, “Ayah.”
Bocah perempuan yang diperkirakan berusia 3–4 tahun itu langsung dipeluk sang ayah. Karena terhalang papan kayu pembatas, anak tersebut kemudian digendong oleh ayahnya.
Cinta yang tulus begitu terasa ketika sang ayah mencium pipi anaknya yang masih berbicara sedikit cadel. Sang anak pun membalas ciuman penuh kasih tersebut.
Namun, momen haru itu harus berakhir saat petugas memberi isyarat agar sang ayah meninggalkan ruang sidang.
Maklum, pertemuan tersebut harus bergantian dengan terdakwa lainnya. Pasalnya, terdapat 60 terdakwa yang perkaranya dipisah ke dalam beberapa berkas terkait aksi demonstrasi di depan Polres Metro Jakarta Utara pada Agustus 2025.
Diketahui, dalam agenda persidangan kali ini, para terdakwa membacakan nota pembelaan atau pleidoi setelah sebelumnya dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Baca Juga: Bacakan Nota Pembelaan, Terdakwa Demonstrasi Agustus Dapat Siksaan saat Ditangkap
Berita Terkait
-
Bacakan Nota Pembelaan, Terdakwa Demonstrasi Agustus Dapat Siksaan saat Ditangkap
-
Said Iqbal Kritik Keras Dedi Mulyadi: Jangan Jawab Kebijakan Upah Buruh dengan Konten Medsos!
-
Buruh Kecewa, Agenda Audiensi di DPR Batal karena Anggota Dewan Sudah Pulang
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files