- Tim DVI Polda Sulsel sedang mengumpulkan sampel DNA ante mortem dari keluarga 10 korban pesawat jatuh di Sulsel.
- Delapan keluarga telah memberikan sampel DNA, sementara proses identifikasi bergantung pada pencocokan data dengan post mortem jenazah.
- Proses pengambilan sampel DNA keluarga dilakukan lintas provinsi melalui koordinasi Biddokes Polda setempat untuk memastikan akurasi.
Beberapa keluarga bahkan menunjukkan inisiatif luar biasa dengan mendatangi kantor Biddokes terdekat setelah mendengar kabar duka, sementara yang lain difasilitasi oleh pihak maskapai untuk datang langsung ke Makassar.
"Makanya, kita tunggu. Sambil kita juga meminta nomor kontak para keluarga tersebut kalau kita butuh data tambahan, kita bisa tetap komunikasi," katanya.
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan nomor registrasi PK-TNJ hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang saat dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Berikut daftar nama korban dalam penerbangan tersebut:
Kru Pesawat:
- Pilot: Captain Andi Dahananto
- Co-pilot: Muhammad Farhan Gunawan
- Kru: Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita.
Penumpang:
- Ferry Irawan (KKP)
- Deden Mulyana (KKP)
- Yoga Naufal (KKP)
Berita Terkait
-
Unggahan Terakhir Pramugari Florencia Lolita Sebelum Tragedi Tuai Sorotan Publik
-
Pengumpulan Sampel Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
-
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros Sulsel, Keluarga Penumpang Masih Menunggu Kabar
-
5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total
-
Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
-
Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
-
Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah
-
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
-
Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana
-
Mahasiswa vs Pemerintah di MK: Siapa yang Akan Menang dalam Uji Materi KUHP Nasional?
-
Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh
-
Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi
-
Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi