- Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, lumpuh total pada Kamis akibat genangan air setinggi 15-20 cm.
- Genangan air menyebabkan kemacetan parah mencapai 9 kilometer, memaksa banyak motor mogok.
- Kondisi diperparah oleh Flyover Pesing yang juga tergenang, membuat lalu lintas tersendat total.
Suara.com - Pemandangan horor menyambut para pengendara yang melintasi Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Kamis (tanggal/bulan/tahun).
Salah satu arteri vital penghubung Jakarta dan Tangerang ini lumpuh total setelah genangan air mengubah sebagian badan jalan menjadi 'sungai' dadakan, memicu kemacetan parah yang dilaporkan mengular hingga 9 kilometer.
Bagi ribuan pengendara, perjalanan pagi yang seharusnya rutin berubah menjadi mimpi buruk.
Antrean kendaraan yang nyaris tak bergerak terpantau membentang panjang mulai dari area perbatasan Tangerang hingga menjelang Flyover Pesing.
Pemandangan lautan kendaraan yang terjebak kemacetan menjadi potret kelumpuhan lalu lintas di koridor barat Jakarta.
Biang kerok dari kekacauan massal ini adalah genangan air setinggi 15 hingga 20 sentimeter yang merendam ruas jalan di sekitar kantor Samsat Jakarta Barat. Meski ketinggian air terdengar sepele, genangan tersebut cukup untuk membuat kendaraan, terutama sepeda motor, tak berkutik.
Para pengendara roda dua dihadapkan pada pilihan sulit. Sebagian besar memilih untuk memutar balik, mencari rute alternatif yang juga sudah padat.
Namun, sebagian lainnya yang nekat mencoba menerobos genangan harus menelan pil pahit. Tak sedikit motor yang akhirnya mogok di tengah jalan, menambah ruwet kondisi lalu lintas dan memaksa pemiliknya untuk mendorong kendaraan di tengah kepungan macet.
Pemandangan unik terlihat di perempatan Cengkareng, di mana puluhan pengendara motor memilih untuk "menyerah".
Baca Juga: Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih
Mereka memarkirkan kendaraannya di depan Pos Lalu Lintas Cengkareng, menunggu air surut sambil pasrah melihat antrean kendaraan yang tak kunjung terurai.
Di titik banjir, praktis hanya satu lajur yang bisa dilalui, yakni jalur bus Transjakarta yang posisinya lebih tinggi.
Akibatnya, semua kendaraan, dari mobil pribadi hingga truk, harus rela antre panjang untuk bisa melintas, menciptakan efek leher botol (bottleneck) yang menjadi pemicu utama kemacetan total.
Kondisi tak lebih baik terjadi di atas. Jalan layang atau Flyover Pesing juga dilaporkan ikut tergenang air dengan ketinggian mencapai 15 cm.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, petugas kepolisian yang berjaga di lokasi sigap menghalau para pengendara motor agar tidak naik ke atas jalan layang.
Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Cengkareng, AKP Yeni, mengonfirmasi bahwa simpul kemacetan ini sudah terbentuk sejak jam sibuk berangkat kerja di pagi hari. Pihaknya kini berjibaku di lapangan untuk mengurai kepadatan.
Berita Terkait
-
Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih
-
Banjir Jakarta Kian Luas: Rendam 45 RT, 22 Ruas Jalan Tergenang
-
Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel
-
Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
-
Hujan Deras Tak Kunjung Reda, Banjir Jakarta Meluas ke 12 RT dan 17 Ruas Jalan
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara
-
Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan
-
Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat
-
Harga LPG 12 Kg Melejit, Pemprov DKI Pantau Inflasi dan Wanti-wanti Tak 'Panic Buying'!
-
Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump
-
Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026
-
KPAI Desak Pemerintah Terapkan Cukai Minuman Manis, Soroti Dampak Industri ke Anak
-
PBB Soroti Eksekusi Mati Kasus Narkoba di Singapura, Dinilai Tak Sejalan dengan HAM
-
Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir
-
Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata