- Banjir di Jakarta pada Jumat (23/1/2026) memaksa Transjakarta menghentikan total puluhan rute bus dan layanan Mikrotrans.
- Penghentian layanan total fokus pada area Rawa Buaya, Grogol, dan Jakarta Utara karena kondisi jalan tidak memungkinkan.
- Beberapa koridor utama mengalami pengalihan rute dan modifikasi jalur untuk menghindari genangan air parah.
Suara.com - Aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya lumpuh pada Jumat (23/1/2026) pagi setelah hujan deras menyebabkan banjir dan genangan di sejumlah titik vital.
Imbasnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terpaksa mengambil langkah darurat dengan menghentikan total operasional puluhan rute bus dan layanan Mikrotrans, khususnya di tiga area yang paling parah terdampak.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi para komuter yang mengandalkan Transjakarta sebagai tulang punggung transportasi harian.
Penghentian layanan ini diumumkan secara resmi untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru di tengah kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa fokus penghentian layanan berada di area Rawa Buaya, Grogol, dan Jakarta Utara, yang kini terkepung genangan air.
"Sementara tidak dapat melayani pelanggan karena akses jalan yang tidak memungkinkan," kata dia sebagaimana dilansir Antara, Jumat (23/1/2026).
Bagi Anda yang berencana bepergian menggunakan layanan Transjakarta hari ini, berikut adalah rincian lengkap rute yang mengalami gangguan operasional:
Daftar Rute yang Berhenti Operasi Total
Manajemen Transjakarta memutuskan untuk menyetop sepenuhnya layanan pada rute-rute berikut hingga kondisi dinyatakan aman dan genangan surut.
Baca Juga: Banjir 50 Cm Tutup Outer Ring Road arah Kembangan Jakbar, Polisi Alihkan Arus dan Siagakan Personel
Area Rawa Buaya:
- 3C (Rusun Kapuk Muara - Penggilingan)
- 3D (Penjaringan - Rawa Buaya)
- 9F (Rusun Tambora - Pluit)
- 12A (Kota - Dermaga Kaliadem)
- 12C (Penjaringan - Kelapa Gading)
Area Grogol & Jakarta Utara (Mikrotrans):
- JAK 04 (Grogol - Tubagus Angke)
- JAK 56 (Grogol - Srengseng)
- JAK 05 (Semper - Rorotan)
- JAK 80 (Rawa Buaya - Rawa Kompeni)
Rute Koridor Utama dan Non-BRT Dialihkan
Selain penghentian total, sejumlah rute koridor utama dan non-BRT juga terpaksa dialihkan untuk menghindari titik banjir yang parah. Pengalihan ini menyebabkan beberapa halte dan bus stop tidak dapat melayani penumpang.
- Koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit): Arah menuju Pluit dialihkan via jalan tol. Akibatnya, layanan ini tidak melayani penumpang di Halte Kali Grogol sampai Halte Jembatan Tiga.
- Rute 1M (Meruya - Blok M): Dialihkan akibat genangan tinggi di Jalan Flamboyan, sehingga tidak melayani Bus Stop Karya Bakti Srengseng untuk kedua arah.
- Rute 5N (Kampung Melayu - Ragunan): Mengalami pengalihan di titik Pasar Kambing.
- Rute 3E (Sentraland Cengkareng - Puri Kembangan): Dialihkan di area Royal Palem.
- Rute 6W (Duren Tiga - Blok M): Dialihkan saat melintasi kawasan Bangka Raya.
Layanan Mikrotrans yang Beroperasi dengan Modifikasi
Meskipun banyak yang berhenti, beberapa rute Mikrotrans masih tetap beroperasi namun dengan modifikasi jalur. Rute-rute ini akan menghindari jalan-jalan yang tergenang air.
Berita Terkait
-
Banjir 50 Cm Tutup Outer Ring Road arah Kembangan Jakbar, Polisi Alihkan Arus dan Siagakan Personel
-
Banjir Masih Menggenang, Daftar Rute Transjakarta yang Setop Operasi dan Dialihkan Pagi Ini
-
Jakarta Terkepung Banjir, Disdik DKI Resmi Berhentikan Sekolah Tatap Muka Sementara
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem! Ribuan Pompa dan Pasukan Biru Dikerahkan untuk Tangani Banjir
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri