- Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menyatakan kesiapan menyambut tokoh politik Rusdi Masse jika ia memutuskan bergabung dengan PSI.
- PSI akan menyambut Rusdi Masse dengan sangat hangat asalkan ia resmi mundur dari keanggotaan partai sebelumnya, yaitu NasDem.
- Pengumuman resmi mengenai bergabungnya Rusdi Masse ke PSI direncanakan akan dilakukan dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI.
Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menyambut tokoh politik senior asal Sulawesi Selatan, Rusdi Masse, jika memutuskan untuk bergabung.
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menegaskan bahwa partainya tidak akan tanggung-tanggung dalam memberikan penyambutan bagi mantan Bupati Sidrap tersebut.
Ia menilai kiprah politik Rusdi Masse selama ini sangat cemerlang dan memiliki pengaruh besar, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
"Rusdi Masse itu kan tokoh ya, tokoh Sulawesi Selatan itu, dan dalam kiprah politiknya cukup cemerlang. Jadi saya kira, sayang sekali kalau misalnya kemudian PSI tidak membuka pintu untuk Rusdi Masse bila memang dia ingin bergabung. Kita akan bentangkan karpet merah berkilo-kilo meter bila perlu," ujar Bestari kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Meski memberikan sinyal kuat, Bestari memberikan catatan bahwa kepastian bergabungnya Rusdi Masse bergantung pada statusnya di partai sebelumnya.
Ia menegaskan PSI siap menampung RMS sebagai energi baru untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
"Ya intinya kalau Rusdi Masse sudah mundur dari NasDem dan kemudian ingin bergabung dengan PSI, maka kita akan menerima dengan sangat senang hati dan memberikan karpet merah sepanjang-panjangnya gitu untuk menyambut kehadirannya bergabung dengan PSI untuk menang Pemilu 2029. Begitu," jelasnya.
Kabar bergabungnya Rusdi Masse ke partai berlambang gajah ini dinilai Bestari sebagai hal yang wajar atau "gayung bersambut".
Apalagi, kekinian putra kandung Rusdi Masse menjabat sebagai Ketua DPW PSI Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
"Ya ini bisa gayung bersambut. Artinya begini, bahkan Ketua DPW Sulawesi Selatan itu adalah putra kandung beliau. Jadi kalau you katakan dia ke partai lain, saya kaget. Tapi kalau ke PSI, ya memang sepertinya paling cocok bersama PSI itu. Kan begitu," katanya.
Saat disinggung apakah Rusdi Masse akan diumumkan bergabung ke PSI, Bestari memberikan bocoran bahwa PSI akan mengumumkan sejumlah tokoh baru dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI mendatang. Namun, ia masih merahasiakan waktu pastinya.
"Oh iya, pasti dong! Akan ada pengumuman secara resmi atas tokoh-tokoh yang bergabung itu. Nggak akan kita tutup-tutupi, tinggal nunggu harinya saja kok. Itu pun jika memang sudah mundur dan menyatakan ingin bergabung, ya sudah kita umumkan gitu. Tempatnya di tempat terhormat, waktunya di waktu yang paling mantap juga. Gitu loh," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPW Sulawesi Selatan (Sulsel) Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu disebut sudah mengajukan surat pengunduran diri ke partai.
Surat tersebut bahkan disebut sudah berada di meja Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Kabar itu dibenarkan oleh Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (22/1/2026) sore.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!