- Kajari Magetan, Dezi Setiapermana, dicopot Kejagung pada 26 Januari 2026 setelah kurang tiga bulan menjabat.
- Pencopotan terjadi setelah Dezi diamankan oleh Satgasus Kejagung diduga terkait pelanggaran integritas dan wewenang.
- Pergantian terjadi saat Kejari Magetan sedang mengusut penyimpangan dana Pokok Pikiran (POKIR) DPRD Magetan tahun 2023-2024.
Sementara itu, aktivis antikorupsi Dimyati Dahlan menilai pergantian pimpinan di sejumlah kejaksaan belakangan ini, termasuk di Magetan, merupakan langkah pengamanan internal Korps Adhyaksa terkait dugaan pelanggaran etik.
4. Terjadi Saat Pengusutan Kasus Hibah POKIR DPRD
Pencopotan Dezi terasa sangat janggal karena dilakukan di tengah jalan saat Kejari Magetan sedang menyidik kasus besar, yakni dugaan penyimpangan dana Pokok-Pokok Pikiran (POKIR) DPRD Magetan.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Magetan, Moh Andy Sofyan mengatakan bahwa perkara dugaan penyimpangan dana pelaksanaan POKIR DPRD Magetan tengah dalam tahap penyelidikan.
5. Jabatan Kajari Magetan Langsung Diisi Plt
Untuk menjaga agar operasional kantor tetap berjalan, Kejati Jatim langsung bergerak cepat dengan menunjuk Plt (Pelaksana Tugas) Kajari Magetan, Farhan Zunaedi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Farhan mengatakan bahwa penugasannya bersifat sementara dan berasal dari perintah pimpinan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Hal ini dilakukan agar penanganan kasus-kasus korupsi, termasuk kasus dana hibah DPRD, tidak terhambat meskipun pimpinannya sedang terjerat masalah hukum internal.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Misteri Penjemputan Kajari Sampang ke Jakarta: Kejagung Bantah OTT, Singgung Penyalahgunaan Wewenang
-
Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
-
Aset Kemenhan Jadi Kebun Gula, Kejagung Bongkar Skandal HGU 85 Ribu Ha Tanah TNI AU
-
Kejagung Masih Dalami Dugaan Tindak Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Buntut Banjir Sumatra
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen