- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hadir sebagai saksi pada Selasa, 27 Januari 2026, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
- Kesaksian Ahok terkait megaskandal korupsi PT Pertamina yang diduga menyebabkan kerugian negara Rp285,18 triliun.
- Sembilan petinggi Pertamina dan mitra telah didakwa memperkaya diri dalam kasus tata kelola minyak mentah periode 2018–2023.
Suara.com - Panggung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat bakal jadi sorotan utama pada Selasa (27/1/2026) pagi. Sosok yang ditunggu-tunggu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akhirnya menampakkan diri.
Bukan sebagai terdakwa, Ahok muncul sebagai saksi kunci dalam megaskandal korupsi di PT Pertamina yang diduga merugikan negara hingga Rp285,18 triliun.
Kehadiran Ahok, yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina periode 2019–2024, sangat dinantikan untuk membongkar borok di internal perusahaan pelat merah tersebut.
Dengan penampilan yang tenang, ia menegaskan kesiapannya untuk memberikan keterangan sejujur-jujurnya di hadapan majelis hakim.
"Iya, kami akan menyampaikan apa adanya," kata Ahok saat tiba di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).
Sinyal bahwa Ahok akan berbicara blak-blakan semakin menguat dari persiapannya yang terkesan santai namun penuh percaya diri. Ia mengaku tidak membawa tumpukan dokumen tebal, melainkan hanya sebuah perangkat yang kini menjadi andalan banyak orang.
'Amunisi' di Google Drive dan Gaya Santai Ahok
Tiba sekitar pukul 09.00 WIB dengan mengenakan kemeja batik biru lengan panjang, Ahok langsung menyapa awak media yang telah menunggunya.
Tak ada raut tegang di wajahnya. Saat ditanya mengenai persiapan khusus, jawabannya cukup mengejutkan dan menunjukkan gaya khasnya yang modern dan praktis.
Baca Juga: Eks Wamen ESDM Sebut Tak Pernah Ada Laporan Masalah Penyewaan TBBM OTM Oleh Pertamina
Ia mengaku semua materi dan data yang diperlukan untuk memberikan kesaksian telah tersimpan rapi secara digital. "Amunisi"-nya untuk sidang kali ini bukanlah berkas fisik, melainkan data di dalam ponsel pintarnya.
"Ponsel saja yang dibawa, ada di Google Drive," ucap dia.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Ahok telah mempersiapkan dengan baik semua catatannya selama menjabat sebagai Komut, yang kini siap ia beberkan untuk membantu jalannya persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023.
Korupsi Raksasa yang Menjerat 9 Petinggi
Kasus yang menyeret Ahok sebagai saksi ini bukanlah perkara kecil. Angka kerugian negara yang fantastis, mencapai Rp 285,18 triliun, menjadikannya salah satu kasus korupsi dengan nilai terbesar dalam sejarah Indonesia.
Sembilan orang telah duduk di kursi terdakwa, sebagian besar merupakan pejabat strategis di lingkungan Pertamina dan perusahaan mitranya. Mereka adalah:
Berita Terkait
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Proliga 2026 Putri Memanas! Berikut Klasemen dan Daftar Top SKor Terbaru
-
Kelelahan Duel Lima Set, Dinda Ivoliana Dibawa Tim Medis usai Kalahkan JPE
-
Eks Wamen ESDM Sebut Tak Pernah Ada Laporan Masalah Penyewaan TBBM OTM Oleh Pertamina
-
Pelatih JPE Ungkap Penyebab Kekalahan atas Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim