- Polisi di Johar Baru mengamankan pedagang es gabus bernama Sudrajat pada Sabtu (24/1) karena dugaan bahan berbahaya.
- Setelah diperiksa laboratorium Dokpol Polda Metro Jaya, es gabus tersebut dinyatakan aman dan layak dikonsumsi.
- Aparat mengakui kekeliruan karena bertindak terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah resmi.
Sebagai garda terdepan di masyarakat, petugas merasa perlu bertindak cepat guna memastikan keselamatan publik.
Es Gabus Dinyatakan Aman, Layak Konsumsi
Guna mengakhiri spekulasi dan memberikan kepastian hukum serta kesehatan, Polres Metro Jakarta Pusat segera berkoordinasi dengan Tim Keamanan Pangan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya.
Serangkaian uji laboratorium dilakukan terhadap sampel es kue, es gabus, agar-agar, hingga cokelat meses yang dijual oleh Sudrajat.
Hasilnya menggembirakan sekaligus mematahkan segala tuduhan miring yang beredar.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan bahwa tidak ditemukan kandungan berbahaya dalam jajanan tersebut.
"Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Minggu (24/1).
Pemeriksaan ini menjadi krusial karena sebelumnya isu mengenai penggunaan polyurethane foam (PU Foam) telah menyebar luas dan berpotensi mematikan mata pencaharian pedagang kecil lainnya.
Dengan adanya hasil resmi dari Dokpol, masyarakat kini tidak perlu lagi merasa khawatir untuk mengonsumsi jajanan tradisional tersebut.
Baca Juga: Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
Edukasi dan Tanggung Jawab Keamanan Pangan
Meskipun mengakui adanya kesalahan dalam pengambilan kesimpulan yang terlalu cepat, Aiptu Ikhwan Mulyadi menekankan bahwa semangat awal petugas adalah untuk melindungi warga.
Di tengah maraknya isu pangan berbahaya, kecepatan respons aparat seringkali menjadi tumpuan masyarakat.
"Niat kami semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya. Dalam situasi tersebut, kami hanya berusaha menjalankan tugas dengan cepat untuk mencegah potensi bahaya," ujarnya.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya secara ilmiah.
Bagi para milenial dan Gen Z yang aktif di media sosial, kasus es gabus Johar Baru ini menjadi pengingat pentingnya melakukan cross-check atau verifikasi sebelum mempercayai sebuah kabar viral, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Berita Terkait
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Penjual Sempat Dijejali, Viral Es Kue Jadul Pakai Bahan Spons Berbahaya Ternyata Hoax
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Terkini
-
Gantikan Adies, Sari Yuliati Ditetapkan Jadi Wakil Ketua DPR RI dari Golkar
-
Terpilih Jadi Hakim MK, DPR Proses Pemberhentian Adies Kadir dari Kursi Wakil Ketua
-
Jadi Saksi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Kewalahan Hadapi Isu Ijazah Palsu
-
Dipanggil Komisi III DPR, Kapolresta-Kajari Sleman Siap Beberkan Kasus Jambret Secara Menyeluruh
-
Jadi Saksi Ahli di Kasus Ijazah Jokowi, Rocky Gerung: Ijazahnya Asli, Orangnya yang Palsu!
-
Tok! DPR Sahkan Adies Kadir sebagai Hakim MK, Gantikan Inosentius Samsul
-
Eks Wamenaker Noel Beri Peringatan ke Purbaya, KPK: Bisa Jadi Misinformasi di Masyarakat
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
DPR Ubah Agenda Paripurna, Masukkan Penetapan Adies Kadir sebagai Calon Hakim MK
-
Jelang Diperiksa Polisi, Rocky Gerung akan Jelaskan Metodologi Penelitian Kasus Ijazah Palsu Jokowi