- Gubernur DKI Jakarta menginstruksikan prioritas normalisasi Kali Cakung Lama menyusul Kali Ciliwung karena prediksi curah hujan tinggi.
- Pembersihan lahan dan pembangunan turap akan segera dimulai untuk meningkatkan daya tampung sungai secara signifikan di lokasi prioritas.
- Kementerian PUPR akan membangun turap Ciliwung, sementara normalisasi Cakung Lama menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah DKI Jakarta.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil langkah cepat untuk menanggulangi ancaman banjir di Ibu Kota akibat tingginya curah hujan.
Setelah memulai kembali program normalisasi Kali Ciliwung, Pramono menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan kegiatan serupa di Kali Cakung Lama yang juga menjadi titik rawan genangan.
"Mengingat curah hujan yang diperkirakan dari hasil BMKG sampai dengan tanggal 1 Desember masih tinggi, maka kami menyetujui dan segera akan dimulai untuk normalisasi Kali Cakung Lama," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Selain dua sungai besar tersebut, Kali Krukut juga masuk dalam skema pemantauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dilakukan normalisasi.
Namun untuk saat ini, kondisi Kali Krukut masih terpantau aman dari luapan sehingga belum masuk dalam daftar prioritas.
"Kebetulan Kali Krukut kali ini tidak terdampak banjir, sehingga konsentrasi yang diutamakan untuk segera dimulai adalah normalisasi Kali Cakung Lama dan Ciliwung," lanjut Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet itu menegaskan bahwa lahan-lahan yang telah dibebaskan akan langsung dikerjakan tanpa penundaan.
Pembersihan lahan dan pembangunan turap menjadi agenda utama guna memastikan daya tampung sungai meningkat secara signifikan.
Pramono juga membagi porsi pengerjaan infrastruktur ini dengan menggandeng pemerintah pusat demi efektivitas hasil.
Baca Juga: Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
"Tadi dalam rapat juga diputuskan, untuk daerah-daerah yang sudah dibebaskan segera dilakukan pembersihan dan kemudian segera dibangun turapnya. Untuk normalisasi Ciliwung, yang akan membangun tanggul atau turapnya adalah Kementerian PUPR. Tetapi kalau untuk Cakung Lama, dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itu akan menjadi prioritas kami dalam rangka penanganan banjir jangka menengah," jelas Pramono.
Langkah akselerasi ini diharapkan dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang sejak akhir 2025 terus memicu genangan banjir di sejumlah wilayah Jakarta.
Berita Terkait
-
Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
-
Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang
-
Pekik Syukur dan Tangis Haru Pecah di PN Jakut Usai Hakim Bacakan Vonis Pendemo Agustus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'