- Kawasan Pejaten Timur Jakarta Selatan dilanda banjir hebat pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan kedalaman mencapai 3,5 meter.
- Kenaikan air terjadi pada tengah malam disebabkan kiriman air dari wilayah Bogor dan Depok, bukan akibat hujan lokal.
- Warga terdampak memilih bertahan di lantai atas rumah, sementara ada pula yang tampak memanfaatkan genangan air untuk memancing.
Suara.com - Cerita Warga Pejaten Timur yang Terendam Banjir 3,5 Meter: Air Naik Tengah Malam, Kiriman dari Bogor dan Depok
Kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kembali didera banjir hebat pada Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, wilayah ini menjadi salah satu lokasi terparah dengan titik terdalam banjir mencapai 3,5 meter.
Pemandangan memilukan terlihat di Jalan Rukun Ujung, RT 05 RW 05, di mana gang-gang sempit telah berubah menjadi aliran sungai berwarna cokelat pekat.
"Ini air naik dari jam 12 tadi malem. Kiriman dari Bogor sama Depok. Di sini kalau hujan deras biasa mah nggak banjir," jelas Slamet, salah satu warga terdampak.
Sebuah papan duga air yang menempel di dinding gedung menunjukkan angka 200, menjadi saksi bisu betapa tingginya genangan yang merendam rumah warga.
"Yang di sini mah udah surut, mas. Jadi banjir, surut, banjir lagi, surut lagi. Yang di bawah yang masih dalam. Itu mereka dari kemarin banjir belum surut, airnya udah naik lagi," kata warga lainnya, Suri.
Ada beberapa warga yang tampak memilih bertahan di lantai dua rumah mereka, sembari menatap ke arah permukaan air yang menelan akses jalan utama.
"Nanti kalau darurat, tinggal turun pakai tangga," jelas Eno, yang bagian lantai satu rumahnya sudah terendam hampir 2 meter.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara
Di dalam rumah-rumah yang terendam, berbagai perabotan rumah tangga hingga atribut klub sepak bola tampak mengapung mengikuti arus air yang masuk.
Beberapa lelaki dewasa pun terlihat nekat menerjang genangan setinggi pinggang, untuk memeriksa kondisi lingkungan serta memastikan keamanan harta benda mereka.
Ada juga seorang pemuda yang sibuk berjibaku membuang air dari dalam rumah menggunakan ember, sembari mengeluarkan peralatan masak yang sudah kotor oleh lumpur yang masuk hingga ke bagian dalam hunian.
Di tengah suasana yang cukup mencekam, tampak pula pemandangan unik beberapa warga memanfaatkan luapan air yang luas untuk memancing dari teras rumah.
"Kagak ada ini mah ikannya," celoteh salah satu dari mereka seraya tertawa.
Kondisi di Pejaten Timur ini menjadi potret betapa dahsyatnya terjangan air yang melumpuhkan total aktivitas warga di pengujung Januari tahun ini.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara
-
Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman
-
Update Banjir Jakarta: 39 RT Masih Terendam, Ada yang Sampai 3,5 Meter!
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
Terkini
-
Kunjungi Korban Banjir Pemalang, Wamensos Agus Jabo Ingatkan: Potensi Bencana Hingga April
-
Penuhi Panggilan KPK, Gus Yaqut: Saya Dipanggil untuk Saksi Gus Alex
-
Jokowi Turun Gunung, Bakal Pidato Perdana Sebagai Ketua Dewan Penasehat di Rakernas PSI
-
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
-
Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat
-
Gus Yaqut Dipanggil KPK Terkait Skandal Korupsi Haji, Bisa Jadi Jumat Keramat Baginya?
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana
-
Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...
-
Dalami Dugaan Pelanggaran Etik, Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Diperiksa Propam