Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
- Wakil Gubernur Rano Karno menyatakan perbaikan jalan berlubang Jakarta belum optimal karena pengaspalan bersifat sementara.
- Intensitas hujan tinggi menjadi pemicu kerusakan signifikan, menunda perbaikan permanen hingga musim kemarau tiba.
- Keterbatasan personel PJLP di Dinas Bina Marga turut menghambat efektivitas penanganan kerusakan jalan secara menyeluruh.
Saat ini, kekuatan personel lapangan yang ada dianggap terlalu minim untuk menjangkau seluruh titik kerusakan yang tersebar secara sporadis.
"Sekarang ini mungkin baru ada 1.000. Teman-teman bisa bayangkan, 1.000 orang memencar di semua Jakarta, ini bukan pekerjaan mudah," kata Rano lagi.
Sebagai langkah konkret, Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah kuota tenaga PJLP untuk memperkuat daya gedor perbaikan infrastruktur.
Penambahan personel ini diharapkan menjadi solusi jitu agar percepatan perbaikan jalan rusak bisa segera tuntas tanpa harus menunggu waktu lama.
"Nah, itu mungkin untuk PJLP Bina Marga akan kami tambahkan. Salah satu tujuannya untuk bisa mengejar itu (perbaikan jalan)," pungkas Rano.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi