News / Metropolitan
Senin, 09 Februari 2026 | 21:47 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Wakil Gubernur Rano Karno menyatakan perbaikan jalan berlubang Jakarta belum optimal karena pengaspalan bersifat sementara.
  • Intensitas hujan tinggi menjadi pemicu kerusakan signifikan, menunda perbaikan permanen hingga musim kemarau tiba.
  • Keterbatasan personel PJLP di Dinas Bina Marga turut menghambat efektivitas penanganan kerusakan jalan secara menyeluruh.

Saat ini, kekuatan personel lapangan yang ada dianggap terlalu minim untuk menjangkau seluruh titik kerusakan yang tersebar secara sporadis.

"Sekarang ini mungkin baru ada 1.000. Teman-teman bisa bayangkan, 1.000 orang memencar di semua Jakarta, ini bukan pekerjaan mudah," kata Rano lagi.

Sebagai langkah konkret, Pemprov DKI Jakarta berencana akan menambah kuota tenaga PJLP untuk memperkuat daya gedor perbaikan infrastruktur.

Penambahan personel ini diharapkan menjadi solusi jitu agar percepatan perbaikan jalan rusak bisa segera tuntas tanpa harus menunggu waktu lama.

"Nah, itu mungkin untuk PJLP Bina Marga akan kami tambahkan. Salah satu tujuannya untuk bisa mengejar itu (perbaikan jalan)," pungkas Rano.

Load More