- Mensesneg Prasetyo Hadi pastikan utang Kereta Cepat Whoosh dibayar menggunakan dana APBN.
- CEO Danantara Rosan Roeslani pimpin negosiasi teknis penyelesaian utang dengan pihak China.
- Pembayaran utang Whoosh masih dalam tahap finalisasi koordinasi dengan Kementerian Keuangan.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh.
"Iya," ujar Prasetyo singkat saat memberikan keterangan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Meski demikian, ia belum merinci lebih jauh mengenai besaran alokasi anggaran maupun teknis penggunaan dana negara tersebut.
Saat ini, proses penyelesaian utang Whoosh masih dalam tahap negosiasi antara pemerintah Indonesia dan pihak China. Pembicaraan teknis tersebut dipimpin langsung oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani.
"Laporan terakhir dari rapat di Danantara menunjukkan proses masih dalam tahap finalisasi. Sekarang pembicaraan teknisnya langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," jelas Prasetyo.
Sebelumnya, Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna membahas mekanisme penyelesaian utang agar bisa menggunakan dana negara. Rosan telah melakukan pertemuan intensif dengan Menkeu untuk menyelaraskan langkah terkait lini masa dan implementasi kebijakan tersebut.
"Kami diskusikan bersama untuk penyelesaian KCIC Whoosh. Posisi internal kita harus sama sebelum bicara ke pihak luar. Timetable dan hal-hal mendetail lainnya juga sudah kami bicarakan," ujar Rosan di Kantor Kementerian Keuangan pada akhir Desember lalu.
Rosan menambahkan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai opsi pembayaran yang akan diambil karena diskusi masih terus berjalan. Namun, ia menekankan bahwa seluruh langkah yang dilakukan tetap mengacu pada arahan Presiden.
"Nanti akan kami detailkan lagi. Semua yang dilakukan sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada kami berdua, agar implementasinya nanti berjalan dengan baik dan benar," pungkasnya.
Baca Juga: Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel