- Presiden Prabowo menegaskan kesiapan abolisi dan amnesti untuk menjamin kepastian serta stabilitas hukum di Indonesia.
- Prabowo berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta mencegah penggunaan hukum sebagai alat politik lawan.
- Ia menuntut pengadilan memberikan putusan adil, melampaui keraguan yang beralasan, demi pemerintah bersih.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak segan memberikam abolisi hingga amnesti. Langkah tersebut ia akan ambil demi menciptakan kepastian hukum.
Mulanya, dalam pidatonya di Indonesia Economic Outlook 2026, Prabowo menyampaikan tekadnya untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Ia akan meminta siapapin mematuhi hukum, tanpa kompromi.
"Kita harus tegaklan hukum dengan baik tapi tidak boleh ada miscarriage of justice. Tidak boleh hukum dipakai alat untuk mengerjain lawan politik. Tidak boleh," kata Prabowo, Jumat (13/2/2026).
Prabowo menegaskan ia tidak mau bila di dalam pemerintahannya menggunakan hukum sebagai alat untuk lawan politik. Ia mengatakan hal itu sudah ia buktikan sendiri.
"Saya buktikan saya berani abolisi, saya berani amnesti kalau saya merasa ada sesuatu," kata Prabowo.
Prabowo mengingatkan agar pengadilan di Indonesia harus memberikan keputusan secara adil, tanpa keraguan yang beralasan.
"Keputusan itu harus beyond a reasonable doubt. Harus tidak boleh ada keragu-raguan sedikit pun. Kalau ada kemungkinan bahwa terdakwa itu mungkin tidak bersalah, kita tidak boleh memberi keputusan yang final kepada mereka itu," kata Prabowo.
Prabowo mengaskan bahwa dirinya sebagai pemegang mandat dari rakyat selaku kepala negara dan pemerintagan akan bertanggung jawab.
"Saya ingin ada rule of law di Indonesia. Saya ingin ada kepastian hukum. Hanya dengan kepastian hukum kita bisa menjamin stabilitas dan ketenangan bagi rakyat kita," kata Prabowo.
Baca Juga: Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
Prabowo berkeinginan rakyat Indonesia dapat merasakan hidup di dalam masyarakat dan pemerintahan yang bersih serta adil.
"Ini syarat dari keberhasilan suatu negara. Saya pelajari sejarah, tidak ada negara berhasil tanpa pemerintah yang bersih dan adil. Dan saya bertekad dengan tim saya, kita membangun pemerintah yang bersih dan adil," kata Prabowo.
"Dan birokrat-birokrat yang tidak mau menyesuaikan kita akan mengadakan regenerasi," sambung Prabowo.
Berita Terkait
-
Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
-
Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen
-
Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman
-
Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane
-
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital
-
Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga