- Tessa Mahardhika Sugiarto, mantan Juru Bicara KPK, dilantik menjadi Direktur Penyelidikan KPK.
- Pelantikan dilaksanakan oleh Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa di Jakarta Selatan pada Jumat, 20 Februari 2026.
- Enam pejabat baru, termasuk Tessa, mengucapkan sumpah dan membacakan fakta integritas untuk menjaga marwah KPK.
Suara.com - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tessa Mahardhika Sugiarto resmi dilantik sebagai Direktur Penyelidikan lembaga antirasuah.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
“Pada hari ini, Jumat tanggal 20 bulan Februari tahun 2026, saya dengan ini secara resmi melantik,” ujar Cahya.
Selain Tessa, Cahya juga melantik sejumlah pejabat penting lain. Di antaranya, Kunto Ariyawan sebagai Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat.
Kemudian, Maruli Tua sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi V, Iskandar Marwanto sebagai Kepala Biro Hukum, Taryanto sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, serta Budi sebagai Direktur Penuntutan.
Para pejabat ini, kata Cahya, diyakini dapat menjalankan tugasnya masing-masing sesuai mandat undang-undang.
“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Cahya.
Dalam prosesi pelantikan, enam pejabat yang baru dilantik juga mengucapkan sumpah dan membacakan fakta integritas.
Di antaranya senantiasa menjaga kehormatan dan martabat pribadi dan marwah KPK dalam setiap silap dan tindakan.
Baca Juga: Buka-bukaan Soal Revisi UU KPK 2019, Legislator DPR Ini Bongkar Nama-nama Inisiator di Senayan
"Saya berkomitmen untuk senantiasa menjaga kehormatan dan martabat pribadi dan marwah komisi pemberantasan korupsi dan dalam setiap sikap dan tindakan, baik di dalam maupun di luar pelaksanaan tugas kedinasan," ucap keenam pejabat saat membacakan fakta integritas.
Berita Terkait
-
Buka-bukaan Soal Revisi UU KPK 2019, Legislator DPR Ini Bongkar Nama-nama Inisiator di Senayan
-
KPK Panggil GM Telkomsel Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC BRI Rp744 Miliar
-
Usut Dugaan Korupsi di Lampung Tengah, KPK Panggil Irawan Budi Waskito ke Gedung Merah Putih
-
KPK Akan Usut Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura
-
Skandal Safe House Bea Cukai, KPK Bongkar Modus Masif Penyimpanan Uang Suap Impor Barang KW
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
-
Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
-
Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan
-
Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India
-
Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel
-
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya