- Rahmat Haryanto, Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) berusia 36 tahun, rutin menyusuri rel sejauh 13,6 km setiap sore.
- Tugasnya adalah memeriksa kondisi rel, bantalan, dan bangunan sekitar di petak Lempuyangan-Maguwo demi keselamatan penumpang.
- Selama 13 tahun bertugas, Rahmat pernah mencegah upaya bunuh diri dan mengalami kejadian mistis di jalur sepi.
"Untuk di bulan puasa ini kita berhenti sebentar enggak minum enggak makan, nanti lanjut lagi jalan gitu," paparnya.
Ketahanan fisik dan persiapan matang sejak sahur menjadi kunci utama bagi Rahmat dalam menjalani hari-harinya.
Ia memiliki strategi khusus agar tetap bugar. Meski harus berjalan belasan kilometer di bawah terik matahari atau siraman hujan badai tanpa asupan air hingga waktu berbuka tiba.
"Istirahat cukup, kita memaksimalkan waktu sahur ya dan mengisi tenaga lagi waktu berbuka puasa. Jangan lupa juga mengonsumsi vitamin," tuturnya.
"Kira-kira capek istirahat sebentar lanjut lagi," imbuhnya.
Kisah Mistis dan Adrenalin di Jalur Sepi
Selama 13 tahun mengabdi sebagai pemeriksa jalur, Rahmat telah mengalami berbagai kejadian. Mulai dari yang membahayakan nyawa hingga pengalaman mistis yang sulit dinalar.
Salah satu momen yang paling memacu adrenalinnya adalah ketika ia harus berhadapan dengan situasi darurat yang melibatkan nyawa manusia di atas rel.
"Untuk yang sedikit apa menguji adrenalin itu waktu mengetahui ada orang yang mau bunuh diri di area petak saya pemeriksaan. Alhamdulillah berhasil dicegah," kenang Rahmat.
Baca Juga: Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
Tak hanya ancaman nyata, ketika bertugas dini hari, sunyinya jalur rel di jam-jam ganjil juga menyimpan kisah misteri.
Saat masih bertugas di Solo sekitar tahun 2015, Rahmat pernah mengalami kejadian aneh di area Mayang, Sukoharjo, Jawa Tengah, sebuah petak jalan yang dikenal cukup sepi di tengah malam hingga dini hari.
"Di area Mayang, petak Purwosari-Gawok. Itu dulu ada kayak kebun gitu, ada gubuknya, jam 3 pagi saya jalan di situ, pemeriksaan di situ dengar ada orang ngobrol kayak asik ngobrol gitu ya," ceritanya.
Rahmat sempat mencoba menyapa sosok yang ia kira manusia tersebut untuk mencari teman mengobrol.
"Merasa senang ada temannya masih ada yang belum tidur, saya sapa sampai tiga kali. Nah di situ nggak respon sama sekali. Waktu saya memastikan lagi itu orangnya ada atau nggak, saya balik ke gubuknya, saya soroti ternyata nggak ada orang di situ," tambahnya.
Amanah dan Ketelitian Tanpa Henti
Berita Terkait
-
Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar
-
Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN