- Minggu (8/3/2026) pagi, 17 rute Transjakarta terdampak banjir akibat hujan tinggi, menyebabkan penyesuaian operasional seperti pengalihan dan perpendekan rute.
- Layanan BRT seperti Koridor 2A dan 3 mengalami pemendekan rute, sementara Koridor 6 dan 9 dialihkan karena genangan air di Mampang dan Grogol.
- Sepuluh rute Mikrotrans mengalami penyesuaian signifikan; dua rute berhenti total, dan tujuh rute lainnya dialihkan menghindari genangan air di jalur lintasan.
- JAK.108 (Kramat Jati - Bambu Apus)
- JAK.37 (Cililitan - Condet)
- JAK.53 (Grogol - Pos Pengumben)
- JAK.71 (Kampung Rambutan - Pinang Ranti)
- JAK.75 (Kampung Pulo - Cililitan)
- JAK.78A (Benda - Penjaringan)
- JAK.93 (Jeruk Purut - Kebayoran Lama)
Penyesuaian Angkutan Integrasi dan Non-BRT
Layanan angkutan umum integrasi dan Non-BRT juga tidak luput dari dampak cuaca ekstrem. Genangan air di jalan-jalan raya utama memaksa petugas di lapangan untuk mengambil tindakan cepat guna mengamankan armada dan penumpang.
Layanan angkutan umum integrasi yakni 1C: (Blok M - Pesanggrahan) dilakukan pengalihan rute karena genangan +/- 50 cm di Jl. Ciledug Raya. Ketinggian air yang mencapai setengah meter ini membuat akses jalan utama di wilayah Ciledug lumpuh sementara bagi kendaraan kecil maupun bus integrasi.
Sementara itu, untuk layanan Non BRT yaitu 3E: (Sentraland Cengkareng - Puri Kembangan), berhenti operasi sementara karena genangan air di Simpang Kapuk. Lokasi ini menjadi titik hambatan utama yang memutus akses layanan di wilayah Jakarta Barat tersebut.
Ayu juga menyebutkan pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan yang dialami oleh seluruh pelanggan. Pihak manajemen Transjakarta terus memantau perkembangan di lapangan dan akan mengembalikan operasional ke rute normal segera setelah banjir surut.
"Kami mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan jadwal perjalanan dengan memantau perkembangan rute secara berkala melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau kanal media sosial resmi lainnya," katanya.
Masyarakat diminta untuk terus memperbarui informasi melalui kanal digital resmi guna menghindari penumpukan di halte-halte yang rutenya sedang mengalami gangguan atau pengalihan.
Penyesuaian ini bersifat situasional dan sangat bergantung pada kondisi cuaca serta penurunan tinggi muka air di titik-titik banjir tersebut.
Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung
Berita Terkait
-
Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung
-
Hujan Guyur Jakarta Seharian, 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter
-
Update Terkini Banjir Jakarta: 75 RT dan 19 Jalan Terendam, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
-
Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi
-
DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas