- Longsor di TPST Bantar Gebang pada 9 Maret 2026 siang menambah korban tewas menjadi total lima orang.
- Satu korban terbaru ditemukan pukul 12.05 WIB dan langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi.
- Data sementara menunjukkan empat orang selamat, empat orang dilaporkan hilang, dan proses pencarian terus berlanjut.
Suara.com - Jumlah korban tewas dalam peristiwa longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, kembali bertambah.
Tim SAR gabungan menemukan satu korban lagi pada Senin, 9 Maret 2026 siang, sehingga total korban meninggal dunia kini menjadi lima orang.
Humas Kantor SAR Jakarta, Romli Prasetyo mengatakan korban terbaru ditemukan sekitar pukul 12.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
"Satu korban meninggal kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi,” ujar Romli kepada wartawan.
Hingga kekinian, tim SAR bersama unsur gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun longsoran sampah.
Proses pencarian dilakukan berdasarkan laporan warga, keterangan saksi di lokasi, serta informasi dari keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya.
Romli mengatakan jumlah korban masih berpotensi berubah karena proses pendataan masih berlangsung.
“Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya,” katanya.
Baca Juga: Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem
Berdasarkan data sementara, empat orang berhasil selamat dalam kejadian tersebut, yakni Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet.
Sementara empat orang lainnya masih dilaporkan hilang, yaitu Riki, Hardianto, Ato, dan Dofir.
Adapun lima korban yang telah ditemukan meninggal dunia masing-masing adalah Enda Widayanti (25), Sumine (60) yang merupakan pemilik warung di lokasi kejadian, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin yang diketahui sebagai sopir truk, serta satu korban lainnya yang masih dalam proses identifikasi dan tercatat sebagai Mr X.
"Korban jiwa yang terbaru masih proses identifikasi di Rumah Sakit Polri," pungkas Romli.
Berita Terkait
-
Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem
-
Jakarta Terancam Penumpukan Sampah Imbas Longsor TPST Bantar Gebang?
-
Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
Terkini
-
Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo
-
Pastikan Penegakan Hukum Tepat Sasaran, Komisi III akan Sosialisasikan KUHP Baru ke Semua Kapolres
-
Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria
-
Cek Agenda Kenegaraan Besok, Nuzulul Qur'an di Istana Merdeka Bersama Quraish Shihab
-
Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Bakal Digelar Rabu Mendatang
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Kuasa Hukum Nilai Instrumen Negara Digunakan untuk Perang Dagang
-
Perbaikan Tanggul Samping Pasar Cipulir Dikejar Tayang, Target Rampung H-5 hingga H-3 Lebaran
-
TB Hasanuddin Sebut Pengumuman Siaga 1 TNI Aneh: Bikin Rakyat Gelisah
-
Komnas HAM Soroti Polisi Terlalu Cepat Masuk ke Sengketa Tanah: Rawan Kriminalisasi Warga
-
Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah