News / Internasional
Senin, 09 Maret 2026 | 23:24 WIB
Majelis Ahli Iran resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei yang meninggal dunia akibat serangan AS-Israel. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Majelis Ahli Iran resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
  • Mojtaba Khamenei, lahir 1969, dikenal misterius namun berpengaruh dalam struktur kekuasaan dan militer Iran.
  • Ia diduga terlibat politik penting, termasuk dukungan program militer dan pengelolaan jaringan ekonomi di bawah otoritas tertinggi.

Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad Adel, putri politisi senior Iran Gholam-Ali Haddad Adel.

Pernikahan tersebut berlangsung pada akhir 1990-an dan menghasilkan tiga anak. Haddad Adel pernah mengenang proses pernikahan itu dengan sederhana.

“Setelah keluarga datang dan berbicara, kami menanyakan pendapat putri kami. Ia setuju dan pernikahan pun dilangsungkan,” kata Haddad Adel.

Fakta keempat, dalam dua dekade terakhir, Mojtaba disebut semakin berpengaruh di balik layar politik Iran.

Sejumlah pejabat Iran bahkan menyebut ia kerap meminta laporan dari berbagai lembaga pemerintahan.

Seorang mantan pejabat media Iran pernah mengatakan, “Kami diminta memberikan analisis tentang situasi universitas kepada Agha Mojtaba.”

Fakta kelima, namanya juga sempat mencuat dalam kontroversi politik Iran, terutama terkait pemilihan presiden 2005 yang membawa Mahmoud Ahmadinejad ke tampuk kekuasaan.

Sejumlah tokoh oposisi saat itu menuduh Mojtaba memiliki peran di balik layar dalam proses politik tersebut.

Meski jarang berbicara di publik, pengaruh Mojtaba juga disebut terlihat dalam hubungan dengan sejumlah tokoh militer Iran, termasuk mantan komandan Pasukan Quds, Qasem Soleimani.

Baca Juga: Cara Iran Acungkan 'Jari Tengah' ke Trump: Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Ayatollah

Dalam beberapa laporan yang beredar, pejabat militer Iran menyebut Mojtaba mendukung berbagai program militer strategis negara.

Dukungan tersebut termasuk dalam pengembangan program rudal dan drone Iran.

Selain pengaruh politik dan militer, Mojtaba juga disebut memiliki peran dalam pengelolaan jaringan ekonomi besar yang terkait dengan lembaga-lembaga di bawah otoritas pemimpin tertinggi Iran.

Load More