Ilustrasi peta Afghanistan dan Pakistan. [Antara]
Baca 10 detik
- Perang terbuka Pakistan dan Afghanistan meletus akhir Februari 2026 setelah serangan udara Pakistan ke Kabul dan Kandahar.
- Konflik dipicu sengketa Garis Durand, menyebabkan distribusi bantuan pangan oleh WFP ke 160.000 warga terhenti.
- Krisis energi Pakistan memburuk akibat gangguan pasokan minyak dari Selat Hormuz, memicu langkah penghematan darurat.
Menanggapi situasi genting ini, Perdana Menteri Shehbaz Sharif langsung mengumumkan langkah-langkah penghematan darurat yang sangat ketat.
Pemerintah Pakistan memberlakukan kebijakan empat hari kerja bagi pegawai negeri dan menutup seluruh sekolah selama dua minggu guna menekan konsumsi energi nasional.
Selain itu, sebagian besar staf pemerintahan diminta untuk bekerja dari rumah secara bergilir, sementara para menteri dan anggota legislatif harus rela memotong gaji mereka hingga 25 persen.
Krisis BBM ini benar-benar memukul rakyat kecil, seperti para pengendara ojek pengiriman dan tukang servis keliling, yang pendapatannya tergerus habis hanya untuk membeli bensin agar bisa tetap bekerja di tengah situasi perang yang tidak menentu.
Komentar
Berita Terkait
-
Tampang Insinyur India Diduga Agen Mossad, Bocorkan Lokasi Strategis Negara Sekutu AS
-
Ratusan Prajurit Amerika Mulai Membelot, Muak dengan Pembantaian Siswi SD di Minab
-
The Economist Kritik Habis Trump: Perang Anda Melawan Iran Tak Akan Berhasil
-
Analis: Perang Iran Tak Kunjung Usai, Siapa yang Paling Untung?
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah