-
Iran meluncurkan serangan rudal gelombang ke-31 dalam operasi militer bertajuk True Promise 4.
-
Warga Israel di Tel Aviv panik dan berlindung ke bunker saat serangan udara berlangsung.
-
Belum ada laporan resmi korban jiwa meskipun sistem pertahanan udara aktif mencegat rudal Iran.
Beberapa proyektil milik Iran berhasil diledakkan di udara sebelum menyentuh objek vital yang ada di permukaan tanah.
Suara dentuman keras terdengar berkali-kali akibat benturan antara rudal penangkis dengan senjata yang dikirim pihak lawan.
Meski intersepsi terjadi secara masif, ketegangan di lapangan tetap berada pada titik didih yang sangat mengkhawatirkan.
Pemerintah setempat hingga saat ini masih melakukan pendataan menyeluruh mengenai dampak fisik dari serangan udara tersebut.
Informasi mengenai jumlah korban maupun total kerugian materiil akibat ledakan tersebut masih belum dipublikasikan secara resmi.
Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa stabilitas keamanan di kawasan tersebut kini sedang berada di ujung tanduk.
Pihak IRGC memberikan pernyataan tegas mengenai alasan di balik peluncuran puluhan rudal balistik ke wilayah kedaulatan Israel.
True Promise 4 diklaim sebagai aksi balasan terhadap rangkaian kebijakan militer Israel yang dianggap merugikan pihak Iran.
Pihak Teheran menegaskan bahwa serangan ini merupakan bagian dari respons terhadap berbagai tindakan yang mereka anggap sebagai agresi Israel di kawasan.
Baca Juga: Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
Alasan tersebut menjadi basis utama bagi Iran untuk terus menekan pertahanan Israel melalui berbagai operasi militer udara.
Di sisi lain, otoritas keamanan Israel terus memperketat penjagaan di seluruh titik strategis yang dianggap rawan serangan.
Masyarakat diminta untuk tidak menjauh dari lokasi bunker perlindungan demi mengantisipasi adanya gelombang serangan susulan yang tiba-tiba.
Instruksi ketat dari petugas keamanan menjadi panduan utama bagi warga agar terhindar dari risiko jatuhnya serpihan rudal.
Dinamika konflik ini terus dipantau oleh komunitas internasional yang khawatir akan pecahnya perang terbuka berskala lebih besar.
Ketegangan antara Iran dan Israel selama beberapa bulan terakhir memang menunjukkan tren peningkatan yang sangat signifikan dan mengkhawatirkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Polemik Permintaan THR Pengurus RW di Kalideres: Cuma Ikut Tradisi!
-
Tol Jogja-Solo Ruas Purwomartani-Prambanan Siap Fungsional untuk Mudik 2026, Dibuka 16 Maret
-
DPR Dorong Penguatan Baharkam Polri, Fungsi Pencegahan Kejahatan Harus Diperkuat
-
Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Agustus 2026
-
Praperadilan Ditolak, Kubu Yaqut Sebut Hakim Hanya Menyoroti Alat Bukti
-
Perjanjian Dagang RIAS Digugat ke PTUN, DPR Dikritik Tak Kritis Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Ikuti Jejak Eggi Sudjana, Tersangka Rismon Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi
-
Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
-
12 Hari Serangan AS-Israel ke Iran: 1.300 Warga Sipil Tewas, 10.000 Target Diklaim Dibom
-
HUT ke-12 Suara.com, Menteri HAM Natalius Pigai: I Love You, Tetaplah Kritis dan Imparsial