-
Pemerintah Iran membantah rumor pemimpin tertinggi Mojtaba Khamenei terluka akibat serangan AS-Israel.
-
Yousef Pezeshkian mengonfirmasi Mojtaba Khamenei dalam keadaan aman dan sehat melalui laporan resmi.
-
Mojtaba Khamenei resmi memimpin Iran menggantikan ayahnya setelah agresi militer skala besar terjadi.
Televisi pemerintah sering merujuk sosok pria berusia 56 tahun ini sebagai seorang pejuang yang berdedikasi.
Laporan tersebut melabeli Mojtaba sebagai "veteran perang yang terluka dalam perang Ramadan" dalam narasi sejarahnya.
Meskipun demikian, tidak ada rincian medis yang pernah dibuka secara transparan mengenai jenis cedera masa lalunya.
Kerahasiaan ini menjadi bagian dari protokol keamanan dan citra kepahlawanan pemimpin tertinggi di mata rakyatnya.
Eskalasi kekerasan di kawasan Timur Tengah ini bermula dari operasi militer gabungan pada akhir Februari lalu.
Pasukan Amerika Serikat dan militer Israel meluncurkan serangan udara terkoordinasi yang menargetkan posisi-posisi strategis.
Operasi yang dimulai sejak 28 Februari tersebut bertujuan untuk melumpuhkan rantai komando tertinggi di Teheran.
Dampak dari gempuran tersebut sangat signifikan dengan gugurnya sejumlah tokoh penting dan pejabat elit negara.
Salah satu kehilangan terbesar bagi Iran adalah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dalam rangkaian serangan udara tersebut.
Baca Juga: Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
Pihak Teheran tidak tinggal diam melihat wilayah dan pemimpin mereka menjadi sasaran serangan mematikan pihak asing.
Militer Iran segera meluncurkan serangan balasan menggunakan teknologi drone canggih dan rudal balistik jarak jauh.
Target balasan tersebut diarahkan kepada aset-aset militer Israel serta pangkalan AS di wilayah negara-negara Teluk.
Di tengah situasi perang yang berkecamuk, Iran harus segera menentukan sosok pengganti untuk mengisi posisi tertinggi.
Tepat sepekan setelah kepergian Ali Khamenei, sebuah keputusan besar diumumkan oleh otoritas keagamaan dan politik Iran.
Pada hari Minggu (8/3), pengumuman resmi mengenai suksesi kepemimpinan akhirnya disampaikan kepada seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam
-
OTT Rejang Lebong, KPK Amankan Bukti Uang Rp756,8 Juta di Mobil Kadis hingga Kolong TV
-
Presiden PKS: Selamat Ulang Tahun ke-12 Suara.com, Selalu Membawa Kebaikan