- Kemenkes mencatat 60% Puskesmas dan hanya 45% rumah sakit siap tangani kasus kekerasan perempuan dan anak.
- Kemenkes perkuat penanganan melalui pembaruan NSPK dan desain UPTD PPA sebagai penghubung jejaring layanan.
- Pendampingan korban oleh lembaga seperti FPL sangat penting untuk mengatasi trauma dan hambatan akses layanan kesehatan terpadu.
Jika korban memutuskan untuk melanjutkan kehamilan, maka status anak serta dukungan sosial bagi ibu dan bayi nantinya akan dikawal oleh Dinas Sosial melalui koordinasi UPTD PPA.
Peran Pendamping Korban Dinilai Penting
Selain layanan medis, Kemenkes juga menekankan pentingnya pendampingan bagi korban kekerasan. Banyak korban yang mengalami trauma, rasa takut, hingga tekanan dari pelaku sehingga enggan melapor atau datang ke fasilitas kesehatan sendirian.
Dalam hal ini, Kemenkes mengapresiasi peran lembaga pendamping seperti Forum Pengada Layanan (FPL) yang membantu korban mendapatkan akses layanan kesehatan sekaligus dukungan psikologis.
Dengan penguatan peran UPTD PPA sebagai pusat koordinasi, pemerintah berharap hambatan administratif antara kepolisian, layanan kesehatan, dan lembaga sosial dapat dipangkas.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan hak korban untuk memperoleh layanan medis dan perlindungan hukum secara cepat dan terpadu sesuai dengan mandat peraturan yang berlaku.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri Berujung Maut, DPR Soroti Krisis Kepercayaan pada Hukum
-
BRI Life Rilis Asuransi Savara untuk Jawab Kebutuhan Lengkap
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
-
Asing Banyak Lepas, BBNI Mau Buyback Saham Rp627 Miliar
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
-
Donald Trump 'Bodo Amat' Israel Protes Penjualan Jet Tempur F-35 Turki
-
Sempat Seret Nama Dokter, Ternyata Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Sudah Berpindah Tangan
-
17 Agustus 2026 Jatuh Pada Hari Apa? Cek Kalender Lengkapnya
-
Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh
-
Aturan Label Gizi Baru BPOM Dikritik, FAKTA Indonesia Sebut Ada Standar Ganda