-
Konflik Iran dan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia di atas US$100.
-
Negara Asia Tenggara terapkan penghematan energi ekstrem akibat gangguan pasokan dari Teluk Persia.
-
Indonesia terdampak pembatalan puluhan penerbangan internasional dan pelemahan nilai tukar rupiah yang signifikan.
Lampu-lampu reklame besar di pusat kota juga direncanakan akan dipadamkan sebagai bagian dari kampanye penghematan energi nasional secara besar-besaran.
Upaya diversifikasi bahan bakar dilakukan dengan mempercepat penggunaan diesel berbasis minyak sawit guna mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah.
Meskipun stok saat ini diklaim masih dalam batas aman, pemerintah tetap waspada terhadap volatilitas pasar energi yang terus berubah.
Kekhawatiran yang sama mulai menjalar ke Vietnam di mana antrean panjang kendaraan di SPBU sudah menjadi pemandangan sehari-hari.
Warga di beberapa kota besar di Vietnam harus rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan jatah bahan bakar bagi kendaraan mereka.
Pemerintah setempat mulai memberikan imbauan agar masyarakat beralih menggunakan moda transportasi umum atau bersepeda dalam aktivitas rutin harian.
Sejumlah pengelola SPBU kecil dilaporkan mulai menutup layanan lebih awal karena pasokan minyak yang dikirim dari distributor semakin menipis.
Vietnam memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap pasokan energi Timur Tengah dengan persentase mencapai lebih dari delapan puluh persen.
Oleh karena itu, skema kerja jarak jauh kembali digalakkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi energi di sektor perkantoran.
Baca Juga: Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
Indonesia memang tidak berada di pusaran konflik fisik, namun guncangan ekonomi dan gangguan logistik global tidak dapat dihindari.
Sektor pariwisata di Bali terkena imbas langsung setelah puluhan jadwal penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai terpaksa dibatalkan total.
Penutupan ruang udara di wilayah konflik menyebabkan ribuan penumpang terlantar dan mengganggu arus perjalanan udara dari dan menuju Indonesia.
Ribuan jemaah umrah asal tanah air juga sempat mengalami kendala kepulangan akibat situasi keamanan udara yang sangat berisiko di Timur Tengah.
Dari sisi logistik laut, beberapa kapal tanker besar milik Pertamina sempat tertahan di zona merah sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mengalami tekanan hebat hingga menyentuh level psikologis yang cukup mengkhawatirkan pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki