- Pelaku penyerangan sinagoga Michigan, Ayman Ghazali, tewas setelah menabrakkan kendaraan berisi bensin ke Temple Israel pada Kamis lalu.
- Militer Israel mengonfirmasi pelaku memiliki saudara, Ibrahim Ghazali, yang merupakan komandan unit Badr milik kelompok Hizbullah.
- Ghazali masuk AS tahun 2011, memperoleh kewarganegaraan 2016, dan serangan dicegah petugas keamanan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Suara.com - Militer Israel mengonfirmasi bahwa pelaku penyerangan di Sinagoga Michigan, Amerika Serikat, memiliki hubungan keluarga dengan komandan kelompok Hizbullah.
Dilansir dari NY Post, informasi tersebut diungkap setelah penyelidikan atas insiden mobil menabrak kompleks rumah ibadah Yahudi yang terjadi pekan lalu.
Pelaku bernama Ayman Muhammad Ghazali, 41 tahun, tewas setelah menabrakkan kendaraan ke Temple Israel di West Bloomfield Township, Michigan, Kamis lalu.
Ia sempat terlibat baku tembak dengan petugas keamanan sebelum akhirnya meninggal di lokasi kejadian.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan saudara pelaku, Ibrahim Muhammad Ghazali, merupakan komandan dalam unit Badr milik Hizbullah.
Unit tersebut disebut bertanggung jawab atas peluncuran ratusan roket ke wilayah sipil Israel dalam konflik terbaru di Timur Tengah.
Menurut laporan, beberapa anggota keluarga Ghazali, termasuk dua saudara kandung, keponakan, dan kerabat lain, tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon pada awal Maret.
Serangan itu terjadi saat keluarga sedang berkumpul untuk berbuka puasa pada bulan Ramadan.
Otoritas keamanan AS menyebut Ghazali masuk ke Amerika Serikat pada 2011 sebagai pasangan warga negara AS dan memperoleh kewarganegaraan pada 2016.
Baca Juga: Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba
Ia diketahui tinggal di Dearborn Heights sebelum melakukan perjalanan sekitar 60 kilometer menuju sinagoga yang menjadi sasaran.
Kendaraan yang digunakan pelaku dilaporkan berisi kembang api dan jeriken bensin.
Setelah menabrak bangunan, ia terjebak di dalam mobil yang terbakar sebelum akhirnya tewas, sementara petugas keamanan berhasil mencegah korban lebih besar.
Sekitar 140 anak, guru, dan staf berada di dalam kompleks sinagoga saat kejadian, namun tidak ada korban jiwa berkat respons cepat petugas keamanan.
Senator AS Elissa Slotkin mengatakan tindakan cepat petugas kemungkinan mencegah tragedi besar yang bisa menelan banyak korban.
Tokoh agama di komunitas Muslim setempat juga mengecam serangan tersebut.
Berita Terkait
-
Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba
-
Jebakan Iran di Pulau Kharg, Serangan AS Justru Bisa Picu 'Kiamat' Ekonomi Barat
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Zulkifli S. Ekomei Sebut Rismon Sianipar Bukan Membelot: Dia Pulang Kampung dan Misinya Sukses!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran
-
Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi