News / Internasional
Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB
Pemerintah Arab Saudi memerintahkan atase militer Iran beserta empat staf kedutaan meninggalkan wilayah kerajaan dalam waktu 24 jam. [Aljazeera]
Baca 10 detik
  • Arab Saudi mengusir atase militer Iran dan empat staf kedutaan dalam 24 jam karena serangan berulang.
  • Langkah diplomatik ini diambil akibat memburuknya situasi keamanan setelah rudal dan drone Iran menyerang Saudi.
  • Menteri Luar Negeri Saudi mengancam menggunakan segala cara politik dan ekonomi untuk menghentikan tekanan Iran.

Ketegangan ini terjadi meski kedua negara sempat memulihkan hubungan diplomatik pada 2023 setelah bertahun-tahun bermusuhan.

Konflik terbaru bahkan mengganggu ekspor minyak dan gas di Timur Tengah serta memicu kekhawatiran krisis energi global.

Laporan terbaru juga menyebut Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, terus berkomunikasi dengan Presiden AS, Donald Trump, selama konflik berlangsung.

Menurut sumber diplomatik seperti dilansir dari Times of Israel, Mohammed bin Salman mendorong Washington bersikap keras terhadap Teheran.

Pesan yang disampaikan disebut mengulang nasihat lama Raja Abdullah kepada Amerika Serikat, yakni memotong kepala ular untuk menghentikan ancaman Iran.

Kontributor: M.Faqih

Load More