- Militer Israel melaporkan delapan gelombang serangan rudal Iran sejak Kamis (26/3) memicu sirene di pusat dan Yerusalem.
- Dampak serangan di Tel Aviv telah terjadi, meskipun sistem pertahanan mencegat sebagian besar proyektil yang ditembakkan Iran.
- Serangan tambahan dari Lebanon menyebabkan dua orang terluka dan menimbulkan kebakaran akibat serpihan rudal di beberapa lokasi.
Suara.com - Serangan rudal dari Iran ke Israel kembali meningkat tajam. Militer Israel melaporkan sedikitnya delapan gelombang peluncuran sejak Kamis (26/3) pagi waktu setempat, memicu sirene di wilayah pusat, Yerusalem, hingga Tepi Barat.
“Sirene diaktifkan setelah terdeteksi peluncuran dari Iran,” kata pihak militer Israel seperti dilansir dari Channel 14.
Ledakan keras terdengar di sejumlah wilayah, diduga akibat sistem pertahanan udara yang mencegat sebagian rudal.
Meski beberapa rudal berhasil dihancurkan di udara, laporan awal menyebut adanya dampak di wilayah Tel Aviv.
Hingga kini, belum ada korban dari gelombang terbaru, namun serangan sebelumnya menyebabkan sedikitnya 10 orang terluka di berbagai lokasi.
Polisi Israel menyatakan tim penjinak bom langsung dikerahkan ke lokasi jatuhnya proyektil.
“Kami meminta masyarakat tidak mendekati area jatuhnya rudal dan mengikuti instruksi keselamatan,” ujar petugas kepolisian.
Pada gelombang sebelumnya, seorang perempuan sekitar 40 tahun dan pria 26 tahun terluka akibat serpihan dan gelombang kejut di Tel Aviv.
“Kami memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit,” kata petugas medis.
Baca Juga: Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
Tiga anak juga dilaporkan mengalami trauma akibat serangan tersebut. Relawan medis menyebut,
“Kami menangani korban luka serta anak-anak yang mengalami kecemasan berat di lokasi.”
Serangan tidak hanya datang dari Iran. Sebuah drone dari Lebanon meledak di wilayah Galilea Barat dan melukai dua orang.
“Petugas langsung mengamankan lokasi jatuhnya objek udara tersebut,” kata kepolisian.
Di beberapa kota seperti Ganei Tikva dan Holon, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kendaraan yang terbakar akibat jatuhnya serpihan rudal.
Serangan sebelumnya juga menggunakan rudal dengan hulu ledak terpisah, yang melukai enam orang di wilayah Kafr Qasim dan Sha’ar Shomron. Di Safed, seorang anak perempuan berusia 11 tahun mengalami kondisi kritis setelah serangan sirene.
Berita Terkait
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung
-
Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis