- Kelompok Houthi Yaman menyatakan kesiapan penuh untuk berperang membela Iran jika situasi konflik Timur Tengah memburuk.
- Target utama Houthi jika terlibat perang adalah jalur pelayaran krusial Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah.
- Ancaman ini muncul sejak eskalasi konflik dipicu serangan AS-Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari lalu.
Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi semakin meluas setelah kelompok Houthi di Yaman menyatakan kesiapan penuh untuk ikut berperang membela sekutu mereka, Iran jika situasi menuntut.
Ancaman ini menjadi sangat serius karena target utama mereka adalah jalur pelayaran krusial, Selat Bab el-Mandeb.
Sejak perang yang dipicu serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu, Houthi terus memantau situasi.
Seorang petinggi kelompok tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa mereka kini dalam posisi siaga tinggi, menunggu komando dari pimpinan.
"Kami berdiri dalam kesiapan militer penuh dengan semua opsi. Adapun detail lain terkait penentuan jam nol, hal itu diserahkan kepada pimpinan," ujar pemimpin Houthi tersebut kepada Reuters.
Ia menambahkan, untuk saat ini mereka menilai Iran masih mampu menangani serangan balasan. Namun jika keadaan berbalik, mereka tidak akan ragu untuk turun tangan.
"Hingga saat ini Iran melakukan tugasnya dengan baik dan mengalahkan musuh setiap hari, dan pertempuran berjalan sesuai arahnya. Jika terjadi sesuatu yang sebaliknya, maka kami dapat melakukan penilaian," tambahnya.
Ancaman ini bukan isapan jempol belaka. Jika Houthi benar-benar terjun ke dalam konflik, target strategis yang paling mungkin mereka sasar adalah Selat Bab el-Mandeb.
Perairan sempit di Laut Merah yang hanya memiliki lebar 29 km ini merupakan gerbang utama menuju Terusan Suez.
Baca Juga: Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Dengan ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran, gangguan di Bab el-Mandeb akan melumpuhkan dua jalur perdagangan minyak terpenting di dunia secara bersamaan.
Para analis menilai langkah ini merupakan bagian dari strategi terkoordinasi dengan Teheran.
Sebuah sumber militer Iran, dikutip oleh kantor berita Tasnim, bahkan menyebut bahwa Teheran bisa saja membuka front baru di Bab el-Mandeb jika wilayah kedaulatannya diserang.
Houthi sendiri telah memiliki rekam jejak dalam mengganggu navigasi maritim sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina pasca serangan 7 Oktober 2023.
Aksi mereka terbukti efektif sebelum akhirnya terhenti oleh gencatan senjata pada Oktober 2025. Kini kemampuan tersebut dipandang sebagai kartu as strategis bagi Iran.
Berita Terkait
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat
-
Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Ijo Lagi Pagi ini di Level 6.200. Saham GIAA Mulai Dijual
-
Tata Cara Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026: Urutan Bacaan Surat, Niat, dan Doa Lengkap
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026