-
Serangan Amerika Serikat dan Israel menghancurkan pembangkit listrik di Teheran dan Alborz Iran.
-
Pemadaman listrik massal terjadi akibat hancurnya menara tegangan tinggi dan gardu induk penting.
-
Houthi Yaman membalas serangan dengan meluncurkan rudal jelajah ke wilayah militer Israel.
Dampak dari hancurnya gardu induk ini menyebabkan aliran listrik terputus total di Teheran dan kota Karaj.
Kondisi ini menambah daftar panjang kerusakan fasilitas sipil yang dialami Iran dalam beberapa pekan terakhir.
Eskalasi Konflik dan Korban Sipil
Ketegangan bersenjata antara kedua belah pihak ini sebenarnya telah memuncak sejak akhir Februari lalu.
Tercatat pada 28 Februari, militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi udara ke berbagai target di Iran.
Serangan brutal tersebut tidak hanya merusak bangunan, namun juga menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil setempat.
Sebagai bentuk perlawanan, Iran tidak tinggal diam dan melakukan aksi balasan ke wilayah kedaulatan Israel.
Fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah juga menjadi sasaran serangan balik dari Teheran.
Keterlibatan Kelompok Houthi dari Yaman
Baca Juga: Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Situasi keamanan di kawasan semakin memanas dengan keterlibatan aktif dari Gerakan Ansar Allah atau Houthi.
Kelompok asal Yaman ini dilaporkan kembali meluncurkan rudal ke wilayah Israel untuk kedua kalinya dalam sehari.
Mereka menegaskan tidak akan berhenti menyerang hingga agresi militer terhadap Iran dan Lebanon dihentikan sepenuhnya.
Brigjen Yahya Saree selaku juru bicara militer Houthi memberikan keterangan resmi kepada saluran TV Al Masirah.
"Kami melakukan operasi militer kedua sebagai bagian dari 'Perang Jihad Suci' menggunakan rudal jelajah dan drone," kata Saree.
Target Operasi Militer di Palestina
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Prabowo Sempat Berbincang dengan Dasco Sebelum Pergi Menemui Kaisar dan PM Jepang
-
BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April
-
Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus
-
Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis
-
Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang
-
Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta