News / Nasional
Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB
ilustrasi ijazah Jokowi (ANTARA)
Baca 10 detik
  • Pengamat UMY, Zuly Qodir, menilai polemik ijazah Jokowi membuang waktu dan menjadi ajang adu kuat penggugat melawan UGM.
  • Qodir menekankan energi bangsa lebih penting dialokasikan untuk mengatasi krisis ekonomi dan energi yang mendesak saat ini.
  • Tuntutan pembatalan kepemimpinan Jokowi dianggap mustahil karena masa jabatan presiden telah selesai dan tidak berdampak langsung pada rakyat.

Ia mengingatkan bahwa krisis energi dan ekonomi yang mengancam dapat membuat rakyat semakin susah jika tidak diantisipasi dengan kebijakan kepemimpinan yang kuat dan fokus.

Load More