News / Internasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB
Perang Iran (Aljazeera)
Baca 10 detik
  • Trump ancam hancurkan total fasilitas energi Iran jika kesepakatan damai tidak segera terwujud.

  • Negosiasi kemajuan diplomasi melibatkan mediator Pakistan dan Turki untuk mengakhiri konflik bersenjata regional.

  • Serangan udara gabungan menewaskan Ali Khamenei memicu restrukturisasi rezim baru Iran lebih rasional.

Situasi di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda ketika otoritas resmi Iran memberikan pernyataan resmi mereka.

Pemerintah Iran secara tegas membantah adanya pertemuan atau pembicaraan yang dilakukan secara tatap muka dengan Amerika.

Mereka memberikan klarifikasi bahwa interaksi yang terjadi selama ini hanya sebatas pertukaran pesan melalui pihak ketiga.

Proses mediasi ini melibatkan sejumlah negara tetangga yang berusaha meredam ketegangan agar tidak semakin meluas.

Ishaq Dar selaku Menteri Luar Negeri Pakistan menyatakan kesiapan negaranya untuk memfasilitasi pertemuan formal antara kedua belah pihak.

Sejak akhir pekan lalu, Donald Trump memang terlihat lebih gencar mendorong mekanisme diplomasi untuk meredakan suasana panas.

Negara-negara seperti Turki, Mesir, hingga Pakistan mengambil peran krusial sebagai jembatan komunikasi bagi Washington dan Teheran.

Trump mengakui bahwa progres yang dicapai melalui perantara utusan dari Islamabad menunjukkan sinyal yang sangat menjanjikan.

Keyakinan Trump terhadap penyelesaian konflik ini terlihat dari pernyataannya yang menyebutkan kesepakatan dapat diteken dalam waktu dekat.

Baca Juga: Rudal Iran Hantam Fasilitas Penyimpanan Minyak Israel

"Kesepakatan bisa dicapai dengan cukup cepat," ujar Trump dengan nada penuh rasa percaya diri yang tinggi.

Konflik bersenjata ini telah memakan biaya manusia dan politik yang sangat besar bagi kedua belah pihak.

Serangan udara masif yang dilancarkan pada akhir Februari lalu mengakibatkan gugurnya banyak tokoh penting di struktur pemerintahan Iran.

Laporan resmi mencatat sekitar 1.340 jiwa melayang dalam rangkaian serangan yang turut menewaskan Ali Khamenei.

Kematian pemimpin tertinggi tersebut menjadi titik balik yang mengubah peta kekuatan dan arah kebijakan politik dalam negeri Iran.

Kondisi ini memaksa adanya restrukturisasi kekuasaan di Teheran yang kini dianggap Trump lebih kooperatif dalam melakukan negosiasi.

Load More