-
Donald Trump mengeklaim misi strategis militer di Iran hampir rampung dengan kemenangan besar.
-
Presiden AS mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran jika negosiasi diplomatik tidak mencapai kesepakatan.
-
Trump mendesak negara-negara dunia untuk mengambil alih kendali keamanan di wilayah Selat Hormuz.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa target utama militer di wilayah Iran sudah mendekati garis finis.
Keberhasilan ini disampaikan langsung dalam pidato resminya mengenai perkembangan terkini Operasi Epic Fury pada hari Rabu.
Trump menegaskan bahwa unit tempur Amerika telah mencatatkan pencapaian luar biasa yang sangat menentukan dalam sebulan terakhir.
Progres yang sangat cepat ini membuat pihak Gedung Putih merasa optimis terhadap penyelesaian seluruh misi tempur tersebut.
"Malam ini, saya senang mengatakan bahwa tujuan strategis inti ini hampir selesai," katanya dalam pidato tentang Operasi Epic Fury, Rabu (1/4).
Pemerintah Amerika Serikat berjanji akan memberikan tekanan yang jauh lebih masif dalam waktu dekat kepada pihak lawan.
Skenario penghancuran total dipersiapkan jika pihak Teheran tidak menunjukkan tanda-tanda tunduk pada kepentingan keamanan nasional Amerika.
Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk melumpuhkan infrastruktur dasar negara tersebut hingga mengalami kemunduran peradaban yang sangat jauh.
Strategi ini dianggap sebagai langkah final untuk memastikan stabilitas di kawasan Timur Tengah di bawah kendali Amerika.
Baca Juga: Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel
"Kami akan menyerang mereka sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada,” kata Trump.
Catatan sejarah mencatat bahwa api konflik ini mulai membesar sejak akhir Februari tahun 2026 melalui aksi serangan udara gabungan.
Operasi militer yang dilakukan oleh pasukan Amerika Serikat bersama Israel tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa ribuan orang.
Nama besar seperti Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei masuk dalam daftar korban jiwa yang tewas akibat serangan agresif tersebut.
Pihak Iran tidak tinggal diam dengan meluncurkan berbagai serangan balasan menggunakan teknologi pesawat nirawak serta rudal jarak jauh.
"Sejak awal Operasi Epic Fury, kami akan terus berlanjut hingga tujuan tercapai. Sekarang, kami berada di jalur untuk segera menyelesaikan semua tujuan militer," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak