-
Blokade Masjid Al-Aqsa oleh Israel kini telah berlangsung selama 34 hari berturut-turut.
-
Penutupan akses ibadah dilakukan dengan alasan keamanan terkait konflik militer melawan Iran.
-
Warga Palestina menyerukan aksi massa guna menembus pengepungan militer di sekitar Yerusalem.
Di tengah penutupan bagi Muslim, muncul dorongan dari kelompok-kelompok tertentu untuk masuk.
Kelompok pendukung eksistensi Yahudi di Bukit Bait Suci terus menyuarakan aksi penyerbuan kompleks.
Mereka memanfaatkan momentum liburan Paskah yang jatuh pada tanggal 2 hingga 9 April mendatang.
Aspirasi untuk menghidupkan kembali ritual lama menjadi sorotan tajam dalam situasi yang sensitif.
Kelompok tersebut secara terbuka menuntut agar kompleks suci segera dibuka khusus untuk kepentingan mereka.
Salah satu tuntutan yang paling kontroversial adalah pelaksanaan ritual pengorbanan hewan di dalam masjid.
Mereka mendesak otoritas agar memberikan izin khusus selama periode hari libur tersebut berlangsung.
Hasutan untuk melakukan penyerbuan massal terus tersebar di berbagai kanal komunikasi kelompok tersebut.
Hal ini memicu kekhawatiran akan terjadinya bentrokan fisik di area yang dianggap sakral.
Baca Juga: Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 Rudal ke Israel-Sekutu AS
Ekskalasi ini menambah beban konflik yang sudah berlangsung selama lebih dari satu bulan.
Pemerintah penjajah Israel dituding menggunakan label "status darurat" sebagai instrumen politik tertentu.
Kebijakan ini dianggap sebagai taktik untuk memperkuat cengkeraman kekuasaan atas Masjid Al-Aqsa secara permanen.
Status darurat memberikan keleluasaan bagi militer untuk mengontrol penuh setiap jengkal area masjid.
Kondisi ini membuat posisi tawar warga Palestina atas hak ibadah mereka semakin terhimpit.
Dunia internasional terus memantau perkembangan penggunaan dalih keamanan dalam mengontrol tempat suci.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN
-
KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?
-
BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket