- Militer Amerika Serikat menyerang dan menghancurkan jembatan utama di Karaj, Iran, melalui operasi udara pada 2 April 2026.
- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengecam serangan tersebut sebagai tindakan tidak bermoral yang merusak reputasi Amerika Serikat.
- Serangan ini memicu eskalasi konflik berkelanjutan pasca pembunuhan Ali Khamenei, yang dibalas Iran dengan peluncuran rudal serta drone.
Laporan teknis menunjukkan bahwa bagian tengah jembatan B1 dihantam sebanyak dua kali oleh amunisi udara.
Foto-foto satelit dan dokumentasi lapangan pasca-kejadian memperlihatkan celah besar pada bagian inti jembatan, yang secara otomatis memutus salah satu urat nadi transportasi utama di negara tersebut.
Ketegangan bersenjata ini merupakan kelanjutan dari kampanye militer besar-besaran yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran.
Eskalasi ini dipicu oleh peristiwa pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ali Khamenei, yang terjadi pada 28 Februari.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah komandan militer senior serta warga sipil Iran juga dilaporkan menjadi korban jiwa.
Operasi militer yang dijalankan Amerika Serikat melibatkan serangan udara luas yang tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga lokasi-lokasi sipil di berbagai penjuru Iran.
Serangan sistematis ini telah menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa di pihak warga sipil serta kerusakan masif pada berbagai infrastruktur vital nasional.
Menanggapi agresi tersebut, Angkatan Bersenjata Iran telah meluncurkan operasi balasan yang terorganisir.
Teheran mengerahkan gelombang rudal dan drone tempur untuk menargetkan posisi-posisi strategis Amerika Serikat dan Israel, baik yang berada di wilayah pendudukan maupun pangkalan militer regional di sekitar Timur Tengah.
Baca Juga: Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
Berita Terkait
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas
-
Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah