Suara.com - Upaya percepatan pemulihan pascabencana Sumatera terus menunjukkan progres signifikan. Salah satunya dengan segera rampungnya pembangunan 163 unit hunian sementara (huntara) di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan secara fisik huntara telah siap ditempati, dengan jaringan listrik yang sudah terpasang dan hanya menunggu proses aktivasi. Sementara itu, kebutuhan air bersih tengah disiapkan melalui pembangunan sumur bor oleh BNPB.
“Ini adalah huntara yang dibangun oleh Bapak Menko Infra (Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono), 163 unit untuk masyarakat Lubuk Sidup. Kita lihat tempatnya sangat bagus, ada ketinggian. Listrik sudah masuk, tinggal on saja. Untuk air minum, tinggal air bersih menggunakan sumur bor dari BNPB,” ujar Tito saat meninjau lokasi huntara, Sabtu (4/4/2026).
Satgas PRR menargetkan seluruh fasilitas penunjang, termasuk air bersih dan aktivasi listrik, dapat diselesaikan dalam waktu 10 hari ke depan. Setelah itu, masyarakat akan segera dipersilakan menempati hunian yang telah disiapkan, sebagai langkah awal untuk memulai kehidupan baru yang lebih layak dan aman.
Tidak hanya pembangunan hunian, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bantuan pendukung bagi penyintas. Bantuan tersebut mencakup uang lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari, bantuan ekonomi senilai Rp5 juta per keluarga, serta bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta, guna memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat di masa pemulihan pascabencana.
Secara total, progres pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi juga menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari total rencana pembangunan sebanyak 19.135 unit huntara, sebanyak 17.084 unit telah selesai dibangun atau setara dengan 89 persen progres keseluruhan.
Capaian tersebut menegaskan komitmen Satgas PRR dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari aspek sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Sebagai informasi, dalam peninjauan huntara di Desa Lubuk Sidup, Tito didampingi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, dan jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang. ***
Baca Juga: Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
Berita Terkait
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite