Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke wilayah Israel dan Kuwait.
Donald Trump mengancam hancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka segera.
Konflik dipicu gugurnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan pada Februari lalu.
Suara.com - Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kini berada di titik nadir yang sangat mengkhawatirkan.
Eskalasi militer meningkat tajam setelah Iran secara resmi melepaskan gelombang serangan udara masif.
Rudal dan pesawat nirawak milik Teheran menyasar wilayah kedaulatan Israel serta Kuwait pada Minggu waktu setempat.
Langkah ofensif ini menjadi puncak dari ketegangan yang terus terakumulasi dalam beberapa pekan terakhir.
Sistem pertahanan udara di kedua negara sasaran tersebut segera diaktifkan untuk menghalau ledakan.
Pertahanan Udara Israel dan Kuwait Bekerja Keras
Pihak otoritas Israel dan Kuwait mengonfirmasi bahwa teknologi pertahanan mereka berhasil mencegat serangan tersebut.
Meskipun demikian, dentuman keras di langit menciptakan kepanikan luar biasa bagi warga di wilayah terdampak.
Laporan dari kantor berita AFP menyebutkan bahwa hampir seluruh proyektil Iran berhasil dinetralkan sebelum jatuh.
Baca Juga: Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
Ketegangan ini bermula saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan peringatan keras kepada pihak Iran.
Trump menuntut adanya kesepakatan nuklir baru atau pembukaan jalur logistik vital di Selat Hormuz.
Latar Belakang Konflik Berdarah Februari 2026
Wilayah Teluk mulai membara sejak operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilancarkan.
Serangan perdana yang dilakukan pada 28 Februari 2026 itu membawa dampak yang sangat mematikan.
Tercatat sebanyak 1.340 jiwa melayang akibat gempuran yang menargetkan titik-titik strategis di Iran tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!
-
Puing Helikopter Black Hawk dan C-130 AS Berserakan di Gurun Iran
-
Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!
-
Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!
-
Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas
-
Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta
-
Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk