- Serangan udara Israel dan Amerika Serikat menghancurkan Sinagoge Rafi-Nia di pusat kota Teheran pada Senin, 6 April malam.
- Ledakan tersebut mengakibatkan kehancuran total bangunan sinagoge serta merusak sejumlah bangunan tempat tinggal yang berada di sekitarnya.
- Gempuran di berbagai wilayah Iran tersebut menewaskan lebih dari 15 orang dan menghancurkan sejumlah fasilitas penting lainnya.
Jejak Komunitas Yahudi di Iran
Kehancuran Sinagoge Rafi-Nia menjadi sorotan internasional karena posisi unik komunitas Yahudi di Iran.
Yudaisme adalah salah satu agama minoritas yang diakui secara hukum oleh konstitusi Iran.
Meskipun banyak anggota komunitas Yahudi melarikan diri setelah Revolusi Islam 1979, Iran masih menjadi rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di Timur Tengah di luar Israel.
Walaupun tidak ada angka resmi yang tersedia secara publik, diperkirakan masih ada beberapa ribu orang Yahudi yang menetap di Iran.
Mereka memiliki perwakilan di parlemen dan menjalankan kehidupan beragama secara aktif.
Surat kabar Shargh menyebut Sinagoge Rafi-Nia sebagai "salah satu tempat paling penting bagi orang Yahudi Khorasan untuk berkumpul dan merayakan hari besar," merujuk pada komunitas Yahudi yang berasal dari provinsi timur laut Iran.
Korban Jiwa Terus Bertambah di Berbagai Kota
Serangan semalam tidak hanya menyasar pusat kota Teheran. Media lokal melaporkan bahwa setidaknya 15 orang tewas di berbagai titik akibat gempuran udara tersebut.
Baca Juga: Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
Sementara di kota Pardis, yang terletak di sebelah timur Teheran, enam jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang terkena hantaman rudal.
Sementara itu, di kota Shahriar yang berada di bagian barat provinsi Teheran, otoritas setempat melaporkan sembilan orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam kawasan pemukiman warga.
Ketegangan yang terus meningkat ini membuat warga di kota-kota besar Iran berada dalam kondisi siaga tinggi, sementara dunia internasional memperhatikan dengan cemas bagaimana eskalasi ini akan berdampak pada stabilitas global.
Serangan yang menghancurkan tempat ibadah ini menambah dimensi baru dalam narasi konflik Iran-Israel.
Bagi banyak pihak, hancurnya sinagoge oleh serangan yang juga melibatkan Israel dianggap sebagai paradoks yang menyakitkan, di mana simbol-simbol keagamaan justru menjadi korban dalam perebutan kekuasaan geopolitik yang kian memanas.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz
-
13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik
-
Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya