- Peneliti Tel Aviv University menemukan puluhan spesies tanaman langka dan satu spesies baru di gurun Israel.
- Temuan tersebut mencakup tanaman asal Afrika Utara dan Asia Barat yang memperkaya keragaman ekosistem gurun setempat.
- Beberapa tanaman hanya muncul saat curah hujan tinggi sehingga baru terdeteksi setelah dua tahun penelitian intensif.
Suara.com - Gurun yang selama ini dianggap tandus dan kosong ternyata menyimpan kejutan besar.
Penelitian terbaru mengungkap kemunculan sejumlah spesies tanaman langka, bahkan satu jenis baru yang belum pernah dikenal sains sebelumnya di wilayah gurun Israel.
Temuan ini berasal dari riset para ilmuwan yang dipimpin oleh tim dari Tel Aviv University bersama peneliti botani lainnya.
Dalam dua tahun terakhir, studi mereka berhasil mendokumentasikan puluhan spesies yang sebelumnya tidak tercatat dalam daftar flora resmi.
“Untuk melindungi alam, pertama-tama kita harus tahu apa yang kita miliki,” ujar Bar Shemesh, salah satu peneliti utama dalam studi tersebut seperti dilansir dari Ynet, Rabu (9/4).
Spesies Baru hingga Tanaman dari Afrika
Salah satu temuan paling menarik adalah spesies baru yang dinamai Yachnok Mimi, diambil dari nama ahli botani Mimi Ron.
Yachnok adalah bahasa Ibrani yang memiliki arti tanaman parasit.
Selain itu, sejumlah tanaman yang sebelumnya hanya ditemukan di Afrika Utara dan Semenanjung Arab kini juga teridentifikasi di gurun Israel.
Baca Juga: Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
Penemuan ini memperkuat fakta bahwa gurun Israel merupakan bagian dari sabuk ekologi besar yang membentang dari Afrika hingga Asia Barat.
“Bagi tumbuhan, batas negara tidak ada. Mereka mengikuti iklim, tanah, dan curah hujan,” jelas Shemesh.
Fenomena Langka: Tanaman Muncul Saat Musim Hujan
Beberapa tanaman yang ditemukan memiliki karakter unik, hanya tumbuh dan berbunga pada tahun-tahun dengan curah hujan tinggi.
Hal ini membuat keberadaannya sulit terdeteksi dan kerap luput dari penelitian sebelumnya.
Contohnya adalah spesies yang baru teridentifikasi di wilayah Arava selatan.
Berita Terkait
-
Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
-
PBB Bongkar Hasil Investigasi: Tank Israel dan Ranjau Hizbullah Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI
-
Israel Syok Trump Terima 10 Tuntutan Iran demi Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz
-
Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
-
Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
Terkini
-
AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!
-
Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'
-
Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur
-
Ketua Banggar DPR Desak Reformasi Kebijakan: 79 Persen Subsidi Pertalite Dinikmati Orang Mampu
-
Kronologi Video Viral Pungli Satpol PP di Rasuna Said: Pedagang Marah dan Ancam Petugas
-
Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya
-
Isi 10 Poin Proposal Iran ke Amerika Serikat untuk Gencatan Senjata
-
Efek Psikologis Keracunan MBG: Siswa di Jaktim Ketakutan Saat Lihat Ompreng, Tolak Makanan RS