-
Nama Prabowo Subianto muncul dalam video LEGO viral bertema perang Iran melawan Amerika Serikat.
-
Video karya kreator AI ini mendapatkan pujian global karena kualitas visualnya yang sangat detail.
-
Konten viral tersebut telah ditonton ratusan ribu orang dan melibatkan narasi tokoh-tokoh dunia.
Suara.com - Dunia maya mendadak gempar dengan kemunculan nama tokoh besar Indonesia Prabowo Subianto dalam sebuah karya visual.
Tayangan tersebut menggambarkan skenario pertempuran sengit antara pihak militer Iran menghadapi kekuatan Amerika Serikat dan Israel.
Hasil karya kreatif netizen ini diunggah melalui saluran YouTube bernama Rock ID Official yang menampilkan format unik.
Visualisasi yang disajikan menggunakan gaya blok mainan LEGO namun tetap menyajikan ketegangan operasi militer yang sangat nyata.
Nama Prabowo bersanding dengan deretan pemimpin dunia lainnya yang ikut serta dalam narasi pertempuran berskala internasional tersebut.
Beberapa figur penting yang terlihat di antaranya adalah jenderal asal Iran Ebrahim Zolfaqhari hingga sosok Vladimir Putin.
Akun pengunggah menjelaskan bahwa konten tersebut membawa pesan mendalam mengenai ketahanan serta keberanian manusia dalam menghadapi masa sulit.
"Lagu ini mengisahkan tentang ketahanan—tentang orang-orang yang menolak untuk menyerah, yang berpegang teguh pada iman mereka, dan yang tetap teguh tak peduli sekuat apa pun badai itu. Dengan vokal yang intens, gitar yang berat, dan energi sinematik, lagu ini menyampaikan pesan keberanian dan kekuatan batin," tulis akun itu deskripsi video.
Respons publik sangat luar biasa mengingat saat ini jumlah penonton klip tersebut sudah menembus angka 300 ribu.
Baca Juga: Pasca Gencatan Senjata, PM Pakistan Fasilitasi Dialog Strategis Amerika - Israel dan Iran
Karya digital yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan ini memberikan pengalaman menonton yang berbeda dari konten biasanya.
Sebelumnya klip yang memanfaatkan kecanggihan AI ini memang sudah dirancang sedemikian rupa menyerupai format mainan bongkar pasang populer.
Meski secara estetika terlihat seperti mainan anak-anak namun inti ceritanya justru memotret sebuah operasi militer yang sangat serius.
Video dengan durasi singkat dua menit tersebut awalnya disebarkan oleh akun Explosive Media melalui jejaring sosial media X.
Informasi mengenai video viral ini juga sempat mendapatkan sorotan luas dari media internasional ternama seperti media NDTV.
Netizen di berbagai penjuru dunia memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kualitas detail yang ditampilkan oleh sang kreator.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina