News / Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 17:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah tetap mempertahankan subsidi BBM bagi rakyat kecil pada Rabu, 8 April 2026.
  • Kebijakan tersebut diputuskan di Istana Merdeka guna menjaga stabilitas ekonomi bagi delapan puluh persen rakyat Indonesia.
  • Masyarakat kaya dilarang menerima subsidi dan diwajibkan membayar BBM sesuai harga pasar agar alokasi tepat sasaran.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah tetap mempertahankan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) sehingga tidak ada kenaikan harga.

Ia berterima kasih atas laporan para pembantunya di kabinet yang mengurus persoalan ekonomi.

"Saya terima kasih tim saya menteri ekon saya andal, mereka laporkan, Pak tenang untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin, kita pertahankan 80 persen rakyat kita," tutur Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Kendati subsidi untuk BBM dipertahankan, Prabowo menegaskan bahwa ke depan masyarakat yang tergolong kaya harus membayar BBM sesuai harga pasar.

Prabowo melarang masyarakat kaya untuk meminta subsidi BBM.

"Tapi pada saatnya yang orang-orang kuat, orang-orang kaya kalau mau pakai bensin mahal ya dia harus bayar harga pasar, lu udah kaya minta subsidi lagi, yang kita bela ya rakyat miskin," kata Prabowo.

Load More