Donald Trump mengeklaim China berperan besar dalam membujuk Iran menyetujui gencatan senjata dua pekan.
Negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran akan segera digelar di Islamabad pada April.
China dan Pakistan bekerja sama menggalang dukungan internasional guna meredakan ketegangan di Teluk Persia.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Gedung Putih mengenai kesepakatan damai singkat antara Amerika Serikat dan Iran.
Presiden Donald Trump mengungkapkan indikasi adanya keterlibatan pihak ketiga dalam proses negosiasi yang krusial ini.
Pemerintah China disebut-sebut menjadi aktor yang berhasil merayu Teheran untuk meletakkan senjata untuk sementara waktu.
Dikutip dari ABC, informasi ini mencuat setelah ketegangan bersenjata antara kedua negara tersebut berlangsung selama lebih dari satu bulan.
Gencatan senjata ini rencananya akan diberlakukan dalam kurun waktu dua pekan ke depan sesuai kesepakatan.
Keterlibatan China dalam proses diplomasi ini dikonfirmasi langsung oleh pemimpin tertinggi Amerika Serikat tersebut.
Donald Trump memberikan tanggapan saat ditanya mengenai kebenaran kabar pengaruh Beijing terhadap keputusan pemerintah Iran.
"Saya dengar, ya," kata Trump kepada AFP saat ditanya apakah China terlibat membujuk Iran agar bersedia gencatan senjata, Selasa (7/4).
Pernyataan singkat tersebut memperkuat dugaan bahwa diplomasi luar negeri China sedang bekerja sangat intensif.
Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
Gencatan senjata AS Iran ini dianggap sebagai langkah awal untuk mencegah konflik yang jauh lebih luas.
Sejumlah laporan intelijen dan sumber terpercaya menyebutkan bahwa China terus mendorong Iran mencari jalan damai.
Proses pendekatan ini dilakukan secara diplomatis agar pihak Teheran bersedia membuka ruang komunikasi dengan Washington.
Gencatan senjata AS Iran menjadi fokus utama Beijing guna menjaga stabilitas kawasan yang sedang sangat memanas.
Meski demikian pihak pemerintah China sendiri hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keterlibatan tersebut.
Gencatan senjata AS Iran ini sangat penting bagi stabilitas pasokan energi dunia di Teluk Persia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Galian PAM Jaya di Condet Jadi Biang Kerok Kecelakaan! Dirut Janji Percepat Pengerjaan Usai Viral
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Iran Menang Besar! Netanyahu Diserang dari Dalam, Trump Mau Dilengserkan
-
Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
-
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
-
Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
-
Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel
-
Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan
-
Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!