-
Jurnalis Al Jazeera Mohammed Wishah tewas akibat serangan drone Israel di jalan pesisir Gaza.
-
Sebanyak 262 jurnalis tewas sejak perang Gaza dimulai sebagai bentuk penargetan sistematis media.
-
Militer Israel dinilai melanggar gencatan senjata dengan terus melakukan serangan udara mematikan.
Pihak Al Jazeera meyakini bahwa insiden ini bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau kesalahan sasaran semata.
Wishah yang sudah berdedikasi sejak tahun 2018 dianggap sengaja dijadikan sasaran untuk menebar ketakutan.
“Saat Al Jazeera berduka atas korespondennya Mohammed Wishah, yang bergabung dengan Jaringan pada tahun 2018, ia menegaskan bahwa pembunuhannya bukanlah tindakan acak melainkan kejahatan yang disengaja dan ditargetkan yang dimaksudkan untuk mengintimidasi jurnalis dan mencegah mereka melaksanakan tugas profesional mereka,” sebut Al Jazeera Media Network.
Melalui pesan tersebut, Al Jazeera menegaskan komitmen mereka untuk tetap menyuarakan fakta meski di bawah tekanan.
Dunia internasional kini menyoroti bagaimana perlindungan terhadap pers seolah-olah diabaikan dalam konflik bersenjata ini.
Ibrahim al-Khalili yang melaporkan langsung dari Kota Gaza memberikan gambaran mengenai situasi di lokasi kejadian.
Ia menekankan bahwa lokasi pembunuhan Wishah adalah rute transportasi utama yang seharusnya aman untuk dilalui warga.
Kondisi ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa keadaan keamanan di Gaza sedang berada di titik nadir.
“Situasinya menjadi jauh lebih mengerikan mengingat pelanggaran ‘gencatan senjata’ militer Israel yang terus berlanjut,” ungkap Ibrahim dalam laporannya.
Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
Pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi meskipun kesepakatan damai sementara telah diupayakan oleh pihak internasional.
Ibrahim mencatat bahwa meskipun sudah ada upaya damai, kekerasan fisik terhadap warga sipil tetap saja marak.
Padahal, kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat tersebut diharapkan mampu meredam ketegangan di wilayah tersebut.
“Sudah hampir enam bulan sejak ‘gencatan senjata’ yang ditengahi AS mulai berlaku, dan pelanggaran Israel terus berlanjut – menargetkan jurnalis seperti Wishah, yang telah meliput perang genosida sejak hari pertama,” jelas Ibrahim.
Statistik menunjukkan angka kematian jurnalis yang sangat fantastis selama periode konflik yang berkepanjangan ini.
Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat setidaknya ada 262 jurnalis yang gugur akibat serangan militer Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman