- Kelompok Sulang Trigona di Lombok Timur mengembangkan budidaya madu lebah Trigona pada pohon mangrove sejak Agustus 2025.
- Proyek ini berhasil meningkatkan jumlah koloni lebah hingga 60 kotak dengan hasil madu bening berkualitas tinggi.
- Wahana Visi Indonesia memberikan pendampingan teknis dan pelatihan restorasi mangrove untuk mendukung keberhasilan produksi madu tersebut.
Restorasi ini berbasis masyarakat sepenuhnya. WVI melibatkan kelompok pencinta alam hingga petani tambak. Tantangannya bukan sekadar menanam, tapi memastikan mangrove itu tumbuh melalui monitoring yang berkelanjutan.
Haliman pun menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran WVI yang dianggap datang di saat yang tepat. Ia berharap pendampingan ini terus berlanjut agar terjadi regenerasi di masyarakat.
"Harapan saya, WVI jangan 'cabut' dulu. Pendampingan dua tahun terasa sangat singkat. Kami ingin ada regenerasi yang muncul untuk mengelola potensi ini ke depan. Sekarang masyarakat sudah mulai kompak berkumpul, termasuk dalam mengembangkan tempat wisata ini," pungkas Aliman.
Dengan adanya Madu Trigona Mangrove ini, Lombok Timur kini memiliki ikon produk baru yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan restorasi lingkungan yang melibatkan masyarakat lokal secara aktif.
Berita Terkait
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
-
Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran
-
Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin
-
PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata
-
Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!