News / Nasional
Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB
Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan menyatakan wacana war tiket haji bertujuan mencari terobosan memangkas antrean panjang jemaah.
  • Gus Irfan menjamin hak antrean jemaah lama tetap aman dan tidak akan dihanguskan oleh skema pemerintah tersebut.
  • Pembahasan skema ini masih bersifat wacana jangka panjang yang memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait lainnya.

Gus Irfan mengaku sebagai orang pertama yang melontarkan istilah tersebut.

Ia menjelaskan, bahwa war ticket sebenarnya merupakan wacana yang sedang digodok di internal kementeriannya.

"Kemudian, yang ketiga ini yang sempat rame ini, saya akui war tiket, war tiket ini memang wacana yang sedang kita bahas di kementerian haji dan kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war tiket ini," ujar Gus Irfan di hadapan anggota dewan

Namun, ia menyatakan kesiapannya untuk menutup pembahasan tersebut jika dinilai terlalu dini, agar pemerintah bisa fokus pada penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M yang sudah di depan mata.

"Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata," katanya.

Load More