News / Internasional
Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB
Israel serang Lebanon (Antara)
Baca 10 detik
  • Serangan militer Israel di Lebanon Selatan menghambat 63% konvoi bantuan kemanusiaan PBB akibat kendala keamanan dan koordinasi.
  • Krisis kemanusiaan di Lebanon semakin kritis dengan rusaknya 80% pasar serta terbatasnya sumber daya bagi warga.
  • AS memfasilitasi pertemuan diplomatik antara delegasi Lebanon dan Israel di Washington untuk meredakan ketegangan militer yang berkepanjangan.

Setelah kunjungan ke Beirut, Barry Andrews melihat langsung kelangkaan bantuan dasar serta memburuknya kondisi hidup para pengungsi.

Sementara itu, Amerika Serikat mencoba memfasilitasi pertemuan langka antara pejabat Lebanon dan Israel di Washington.

Pertemuan ini dipimpin Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan berlangsung sekitar dua jam. Rubio menyebut dialog tersebut sebagai momentum penting untuk mengakhiri ketegangan berkepanjangan.

“Ini adalah peluang bersejarah untuk memberi masa depan yang lebih baik bagi Lebanon dan memastikan Israel hidup tanpa rasa takut,” ujarnya dilansir dari Al Monitor.

Delegasi kedua negara dipimpin oleh Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh.

Sayangnya, tidak ada jabat tangan dalam sesi awal, kedua pihak menyebut pembicaraan berlangsung konstruktif.

“Kami menemukan bahwa kami berada di sisi yang sama dalam banyak hal,” kata Leiter usai pertemuan.

Load More